7,5% Perangkat Global Kini Menggunakan Android 16, Apa Artinya untuk Pengguna?

Dalam laporan terbaru dari Google, terungkap bahwa sekitar 7,5% perangkat di seluruh dunia telah beralih ke sistem operasi Android 16 per Desember 2026. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam adopsi versi terbaru Android, yang dipicu oleh peluncuran yang lebih cepat pada berbagai perangkat.
Peningkatan Adopsi Android 16
Menurut informasi yang dihimpun dari Android Headline, peluncuran Android 16 yang lebih awal pada beberapa model ponsel, termasuk Google Pixel dan Samsung Galaxy, berkontribusi pada pertumbuhan pengguna. Dengan peluncuran ini, pengguna Google Pixel menjadi yang pertama merasakan pembaruan ke Android 16. Sementara itu, Samsung mulai memperkenalkan One UI 8 yang berbasis Android 16 pada tanggal 16 September 2025.
Koordinasi Pembaruan oleh Produsen
Pada paruh kedua tahun 2025, merek-merek seperti Oppo, OnePlus, dan Nothing juga meluncurkan pembaruan untuk perangkat mereka. Koordinasi antara produsen ini memungkinkan versi terbaru Android untuk mendapatkan adopsi yang jauh lebih cepat dibandingkan dengan versi sebelumnya. Strategi kolaboratif ini tidak hanya memberikan keuntungan bagi produsen tetapi juga bagi pengguna yang menginginkan fitur-fitur terkini dari sistem operasi.
Versi Android Sebelumnya Masih Dominan
Meskipun pertumbuhan Android 16 patut dicatat, data juga menunjukkan bahwa versi sebelumnya masih banyak digunakan. Android 15 tetap menjadi versi paling populer dengan tingkat adopsi mencapai 19,3%. Sementara itu, Android 14 yang menjadi favorit tahun lalu kini memiliki pangsa pasar sebesar 17,2%. Hal ini menunjukkan keragaman dalam penggunaan platform Android di kalangan pengguna.
Stabilitas Versi Lama
Android 13 dan Android 11 juga tetap memiliki jumlah pengguna yang signifikan pada tahun 2026 ini, masing-masing dengan tingkat adopsi sebesar 13,9% dan 13,7%. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada versi baru yang dirilis, banyak pengguna tetap setia pada versi-versi lama yang mereka anggap stabil dan memadai untuk kebutuhan sehari-hari mereka.
Di sisi lain, versi lama seperti Android 4.4 KitKat akhirnya tidak lagi muncul dalam daftar adopsi karena tidak memenuhi ambang batas minimum penggunaan sebesar 0,1%. Ini menandakan bahwa seiring berkembangnya teknologi dan fitur baru, pengguna semakin beralih ke versi yang lebih baru.
Kesimpulan
Dengan adopsi sebesar 7,5% untuk Android 16 di seluruh dunia, kita dapat melihat tren positif dalam penggunaan sistem operasi terbaru ini. Peluncuran yang lebih cepat oleh berbagai produsen menjadi faktor kunci dalam meningkatkan jumlah pengguna. Namun demikian, dominasi versi sebelumnya menunjukkan bahwa banyak pengguna masih memilih untuk tetap menggunakan versi yang telah terbukti andal.
Ke depan, penting bagi pengguna untuk mempertimbangkan pembaruan sistem operasi mereka guna memanfaatkan fitur-fitur baru dan keamanan yang ditawarkan oleh versi terbaru. Dengan teknologi yang terus berkembang, adopsi sistem operasi terbaru seperti Android 16 akan semakin mendominasi pasar smartphone di masa mendatang.




