Bali United vs Persebaya: Tavares Siapkan Strategi Tanpa Bruno dan Milos

Persebaya Surabaya akan menghadapi tantangan besar pada pekan ke-20 BRI Super League 2025/2026 ketika bertanding melawan Bali United FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Sabtu malam, 7 Februari 2026. Tim yang dijuluki Bajul Ijo ini akan tampil dalam kondisi kurang optimal karena kehilangan dua pemain kunci, yaitu kapten Bruno Moreira dan gelandang Milos Raickovic, yang absen akibat akumulasi kartu kuning.
Dampak Absennya Pemain Kunci
Kehilangan Bruno Moreira dan Milos Raickovic menjadi kelemahan signifikan bagi Persebaya, yang berambisi meraih posisi empat besar klasemen. Saat ini, tim ini berada di peringkat kelima dengan 32 poin, tertinggal lima angka dari Malut United FC. Pelatih Bernardo Tavares menyadari tantangan ini dan tetap berfokus pada pengembangan strategi terbaik untuk menghadapi laga melawan tim tuan rumah.
Tavares Antisipasi Kebangkitan Bali United
Meskipun Persebaya membawa modal percaya diri setelah menang 5-2 atas Bali United di putaran pertama, Tavares menekankan bahwa hasil sebelumnya tidak bisa dijadikan patokan untuk pertandingan kali ini. Ia menganggap adanya ancaman nyata dari Bali United, yang baru saja mengalami kekalahan dari Persik Kediri. Tavares percaya bahwa kekalahan tersebut dapat memicu motivasi skuad Serdadu Tridatu untuk bangkit dan meraih kemenangan di kandang sendiri.
“Bali adalah tim yang kuat. Mengingat mereka baru saja kalah, saya berharap mereka akan bermain dengan semangat yang tinggi melawan kami,” ungkap pelatih asal Portugal tersebut. Tavares menekankan bahwa hasil sebelumnya tidak memberikan keuntungan teknis di lapangan, dan fokus utama saat ini adalah meredam ambisi balas dendam dari tim tuan rumah yang tengah terluka.
Kondisi Persebaya yang Terbatas
Tantangan semakin berat bagi Bernardo Tavares dengan kondisi internal tim yang tidak ideal. Selain absennya Bruno Moreira dan Milos Raickovic, masalah kebugaran juga menjadi perhatian utama. Persebaya hanya memiliki waktu pemulihan lima hari setelah pertandingan sebelumnya, sementara Bali United memiliki waktu istirahat dua hari lebih banyak karena bermain lebih awal pada 30 Januari.
“Keadaan ini memang tidak menguntungkan. Sayangnya, beberapa pemain tidak bisa tampil, sementara Bali memiliki waktu yang lebih untuk pemulihan,” kata Tavares. Ia menambahkan bahwa timnya sedang menjalani jadwal yang padat dan perlu segera beradaptasi dengan situasi ini.
Strategi Beradaptasi di Tengah Keterbatasan
Meskipun menghadapi banyak keterbatasan, Bernardo Tavares tidak ingin terus-menerus meratapi absennya pemain penting. Ia percaya bahwa kehilangan pemain akibat sanksi atau cedera adalah bagian alami dari kompetisi yang panjang. Pelatih yang berhasil menjadikan PSM Makassar juara di liga sebelumnya ini berfokus pada pemulihan fisik pemain yang tersedia dan menyusun strategi alternatif untuk menutupi kekurangan yang ditinggalkan oleh Bruno dan Milos.
“Tujuan kita saat ini adalah memulihkan pemain dan melihat siapa yang paling siap. Mari kita persiapkan rencana yang matang untuk mencoba bermain dengan baik di sana. Kami tahu ini akan sulit, tetapi kita harus berjuang,” pungkasnya dengan semangat positif. Keputusan mengenai pengganti posisi Bruno dan Milos akan menjadi kunci strategi Persebaya dalam menghadapi Bali United.
Pentingnya Pertandingan dalam Klasemen
Pertandingan antara Bali United dan Persebaya ini sangat krusial bagi kedua tim dalam perburuan posisi di papan atas klasemen BRI Super League 2025/2026. Persebaya, yang saat ini di peringkat kelima dengan 32 poin, berupaya mengejar Malut United FC di peringkat keempat yang mengumpulkan 37 poin. Di sisi lain, Bali United yang berada di posisi kedelapan dengan 28 poin, juga sangat membutuhkan kemenangan untuk memperbaiki posisi mereka dan menjauh dari tim yang mengintai di bawah.
Jadwal pekan ke-20 BRI Super League 2025/2026 berlangsung dari 6 hingga 8 Februari 2026. Laga antara Bali United dan Persebaya menjadi salah satu pertandingan terpenting akhir pekan ini, mengingat kedua tim memiliki sejarah rivalitas yang cukup menarik.
Insight Praktis
– Keterbatasan pemain dapat diatasi dengan fokus pada pemulihan fisik dan pengembangan rencana alternatif.
– Motivasi tim lawan yang baru saja mengalami kekalahan harus diwaspadai sebagai potensi ancaman.
Kesimpulan
Pertandingan antara Bali United dan Persebaya bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga tentang bagaimana kedua tim merespons tekanan dan tantangan yang ada. Dengan absennya dua pemain kunci, Persebaya dihadapkan pada situasi yang menuntut kreativitas dan ketahanan mental. Pelatih Bernardo Tavares diharapkan mampu mengoptimalkan potensi yang ada dan menyusun strategi yang efektif. Hasil dari laga ini akan sangat menentukan posisi kedua tim dalam klasemen BRI Super League 2025/2026 dan menjadi bagian penting dari perjalanan mereka di kompetisi ini.




