Anggota DPRD DKI Tinjau Terminal Kalideres untuk Pastikan Kenyamanan Pemudik

Jakarta – Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth, melakukan inspeksi mendadak ke Terminal Kalideres, Jakarta Barat, menjelang arus mudik Hari Raya Lebaran 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kenyamanan para pemudik yang memilih bus sebagai moda transportasi mereka.
Kenneth menyatakan bahwa kegiatan inspeksi ini bertujuan untuk mengamati langsung kondisi fasilitas yang tersedia di terminal, serta untuk memastikan bahwa pemudik mendapatkan layanan yang aman, layak, dan nyaman.
“Secara umum, operasional terminal berjalan cukup baik. Fasilitas-fasilitas utama seperti ruang tunggu, loket tiket, area keberangkatan dan kedatangan, serta papan informasi sudah tersedia dan berfungsi dengan baik,” ungkap Kenneth kepada wartawan pada Rabu, 18 Maret 2026.
Kunjungan ke Terminal Kalideres berlangsung pada Selasa, 17 Maret lalu. Kenneth mencatat beberapa aspek yang perlu diperbaiki di terminal tersebut.
Salah satu masalah yang diidentifikasinya adalah kebersihan fasilitas, terutama di area toilet dan beberapa bagian ruang tunggu yang dirasa belum memenuhi standar kebersihan yang diharapkan.
“Kami meminta kepada pengelola Terminal Kalideres untuk meningkatkan frekuensi pembersihan dan memastikan kehadiran petugas kebersihan selama 24 jam, mengingat lonjakan jumlah penumpang yang akan terjadi,” kata Kenneth.
Selain itu, Kenneth juga menyoroti kurangnya fasilitas penyejuk udara di ruang tunggu para penumpang.
Ia berpendapat bahwa kondisi ruang tunggu di Terminal Kalideres masih kurang nyaman, terutama di tengah cuaca yang panas menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
“Memang cuaca akhir-akhir ini cukup terik. Ini akan menjadi perhatian kami ke depannya terkait kebutuhan akan penyejuk udara,” tambahnya.
Kenneth juga menilai bahwa masih ada potensi penumpukan penumpang di beberapa titik, seperti area boarding dan loket tiket. Ia mendorong perlunya pengaturan antrean yang lebih baik serta penambahan jumlah petugas untuk mengatasi kepadatan.
Saat ini, pihaknya juga membuka peluang untuk merenovasi Terminal Kalideres sebagai langkah untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi publik, khususnya dalam menghadapi lonjakan penumpang saat arus mudik dan balik.
Namun, ia belum bisa memastikan kapan renovasi tersebut akan dilaksanakan. Menurutnya, rencana ini akan dibahas lebih lanjut dalam rapat DPRD DKI Jakarta.
“Terminal ini memang sudah cukup tua dan seharusnya direnovasi agar lebih baik. Ini akan menjadi bahan evaluasi kami ke depan. Terminal Kalideres memiliki peran penting sebagai salah satu simpul transportasi utama di Jakarta Barat, sehingga perlu adanya peningkatan agar lebih representatif, modern, dan nyaman bagi masyarakat,” pungkasnya.



