Pernah bertanya-tanya kenapa prize pool TI10 sampai disebut luar biasa oleh komunitas esports?
Angka besar itu bukan sekadar headline. Di sini kita telusuri dari mana uangnya berasal, bagaimana mekanisme pembagian, dan apa yang membuat jumlahnya berbeda dari turnamen lain di dunia.
Artikel ini fokus menjelaskan lebih dari total hadiah: mulai kontribusi resmi dari Valve, peran pembelian in-game sebagai crowdfunding, hingga dampak pandemi pada penyelenggaraan.
Di bagian berikutnya akan diuraikan Battle Pass sebagai sumber utama, format turnamen, serta bagaimana hasil akhir menentukan berapa yang dibawa pulang oleh tim juara.
Poin Kunci
- Prize pool TI10 mencapai rekor dan jadi perbincangan luas di komunitas esports.
- Sumber dana gabungan: kontribusi Valve dan pembelian komunitas lewat Battle Pass.
- Artikel ini menjelaskan mekanisme pembagian hadiah langkah demi langkah.
- Pandemi memengaruhi format dan distribusi, tetapi transparansi tetap terjaga.
- Pembaca akan memahami siapa yang menang dan berapa besar hadiah yang diterima.
Sekilas TI10 2021 dan kenapa prize pool-nya jadi perbincangan dunia esports
TI10 menarik perhatian global setelah total hadiah melampaui semua ekspektasi.
Turnamen ini berlangsung pada 7–17 Oktober 2021 dan diikuti oleh 18 tim dari berbagai region. Format acara dibagi dari fase grup hingga grand final, sehingga pembagian hadiah tersebar berdasarkan peringkat akhir.
Rekor total hadiah US$40.018.195 yang memecahkan standar turnamen game
Jumlah totalnya, tercatat sebagai US$40.018.195, langsung memicu perhatian banyak orang di luar komunitas Dota 2. Angka setinggi ini memecah standar prize pool biasa dan membuat media global ikut memberitakan.
Tanggal pelaksanaan dan skala peserta
Dengan jadwal 7–17 Oktober, TI10 berjalan selama sebelas hari intens. Keikutsertaan 18 tim menegaskan bahwa hadiah besar itu dibagi ke banyak posisi, bukan hanya juara saja.
Setelah memahami konteks acara dan besarnya total hadiah, berikutnya kita akan menelusuri: dari mana tepatnya angka besar itu berasal.
Dana Fantastis 40 Juta Dollar berasal dari mana? Rincian sumber dana yang resmi
Bagaimana angka puluhan juta itu terbentuk? Intinya, prize pool TI10 tersusun dari dua sumber yang jelas dan terpisah.
Base contribution Valve sebesar US$1.600.000 sebagai fondasi prize pool
Valve memulai dengan kontribusi dasar sebesar US$1.600.000. Angka ini menjamin bahwa hadiah tidak dimulai dari nol.
Kontribusi komunitas US$38.418.195 dari 25% penjualan Battle Pass
Komunitas menambah US$38.418.195 melalui model 25% dari penjualan Battle Pass. Ketika digabung, totalnya mencapai US$40.018.195, jelas dan bisa dihitung.
Kenapa model crowdfunding terasa seperti proyek bareng
Pemain membeli item dalam game dan otomatis mendukung hadiah. Itulah yang membuat skema ini terasa sebagai usaha kolektif global.
Transparansi angka: pemisahan Valve vs pembelian komunitas
Pemisahan sumber memudahkan pembaca melihat berapa uang yang datang dari Valve dan berapa dari komunitas. Untuk konteks lebih lanjut tentang perubahan kebijakan Valve, baca penjelasan terkait.
Battle Pass sebagai mesin crowdfunding: cara item dalam game berubah jadi uang hadiah
Battle Pass berfungsi lebih dari sekadar toko kosmetik. Pemain membeli paket yang memberi item, event, dan progression, sekaligus ikut mendukung prize pool secara otomatis.
Mekanisme pembelian yang sederhana dan menguntungkan
Pembelian Battle Pass memberi akses kosmetik dan tantangan musiman. Sebagian pendapatan langsung dialokasikan ke prize pool TI.
Skema 25% yang terukur
- 25% dari tiap pembelian dipotong untuk hadiah utama.
- Angka ini publik sehingga kenaikan terlihat jelas di tracker.
- Model ini mudah dipahami: banyak pembelian kecil menjadi jumlah besar.
Dampak ke ekosistem dan psikologi hype
Ketika tracker naik, hype juga naik. Lebih banyak orang tertarik membeli, sehingga siklus perhatian meningkat.
Hasilnya: pemain mendapat konten, tim melihat insentif finansial, dan prestige kompetisi di tingkat global ikut meningkat. Selanjutnya, meski dana dan perhatian besar, TI10 tetap harus menghadapi tantangan pandemi yang mengubah pengalaman penonton.
Dampak pandemi COVID-19 pada TI10: venue pindah dan pertandingan tanpa penonton
Pandemi memaksa penyelenggara TI10 mengubah rencana lokasi dan skenario acara secara mendadak.
Dari Stockholm ke Bucharest: tantangan logistik
Awalnya acara direncanakan di Stockholm (Avicii Arena). Namun pembatasan perjalanan dan protokol kesehatan membuat lokasi dipindah ke Bucharest, Romania.
Perpindahan itu memengaruhi jadwal tim, staf produksi, dan pengaturan teknis. Banyak penjadwalan ulang dilakukan agar semua pihak tetap aman.
Arena Națională digelar behind closed doors
Main event di Arena Națională berlangsung tanpa penonton. Tiket yang sempat dijual kemudian direfund, sehingga suasana stadion berubah total.
Pengalaman menonton bergeser ke streaming global
Suara sorak yang biasa mengisi stadion digantikan oleh komentar dan overlay broadcast. Penonton mengikuti pertandingan lewat streaming selama berjam-jam.
Tanpa crowd, produksi siaran memegang peran lebih besar. Narasi, replay, dan audio mixing menjadi kunci menjaga tensi pertandingan agar tetap menarik bagi orang di seluruh dunia.
Walau penyelenggaraan berubah, format kompetisi tetap ketat. Bentuk turnamen inilah yang akhirnya menentukan siapa berhak mendapatkan porsi hadiah terbesar. Untuk konteks lebih lanjut tentang prize pool TI10, lihat prize pool TI10.
Format kompetisi, jalur kualifikasi, dan hasil yang menentukan pembagian hadiah
Format turnamen TI10 memengaruhi langsung bagaimana hadiah dibagi. Group stage berlangsung 7–10 Oktober dengan sistem Bo2. Konsistensi di fase ini menentukan jalan ke main event.
Struktur dan aturan lolos grup
Main event digelar 12–17 Oktober dengan double elimination. Top 4 tiap grup masuk upper bracket, peringkat 5–8 ke lower bracket, dan peringkat 9 tereliminasi.
Jalur kualifikasi
Komposisi 18 tim terdiri dari 12 undangan berdasarkan poin Dota Pro Circuit dan 6 slot dari regional qualifiers (NA, SA, WEU, EEU, China, SEA).
Sorotan fase grup dan puncak cerita
Invictus Gaming unggul di Group A (14-2) dan PSG.LGD dominan di Group B (15-1). Team Spirit tampil konsisten (10-6) lalu menjuarai grand final Bo5, menang 3-2 atas PSG.LGD.
| Posisi | Tim | Hadiah (USD) | Perkiraan (miliar Rupiah) |
|---|---|---|---|
| 1 | Team Spirit | 18,208,300 | ±264 miliar |
| 2 | PSG.LGD | 5,202,400 | ±75 miliar |
| 3 | Team Secret | 3,601,600 | ±52 miliar |
| 4 | Invictus Gaming | 2,401,100 | ±35 miliar |
Jika dibagi 5, estimasi tiap pemain Team Spirit menerima sekitar ±US$3,64 juta. Kombinasi format, jalur kualifikasi, dan performa di bracket akhirnya yang menentukan siapa membawa pulang porsi hadiah terbesar.
Kesimpulan
Perpaduan kontribusi resmi dan dukungan komunitas membuat TI10 unik dalam sejarah esports.
Prize pool terbentuk dari kontribusi Valve sebesar US$1.600.000 ditambah 25% penjualan Battle Pass yang menghasilkan US$38.418.195, sehingga total mencapai US$40.018.195. Model ini jelas dan terukur, sehingga publik bisa melihat dari mana angka besar berasal.
Pandemi memaksa perpindahan lokasi ke Bucharest dan pertandingan digelar tanpa penonton. Meski atmosfer arena berubah, streaming global menjaga sorotan dan engagement tetap tinggi.
Di lapangan, Team Spirit keluar sebagai juara usai final dramatis 3-2 atas PSG.LGD. Intinya: TI10 menunjukkan bagaimana crowdfunding komunitas bisa membiayai turnamen raksasa secara transparan, dan membuat fans merasa ikut berperan dalam sejarah kompetisi.

