Gelandang Dewa United yang juga merupakan anggota Timnas Indonesia, Ricky Kambuaya, menyatakan bahwa timnya siap untuk menghadapi Manila Digger dalam pertandingan perempat final AFC Challenge League 2025/2026. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Rizal Memorial Stadium, Manila, Filipina, pada hari Kamis, 5 Maret 2026, pukul 19.30 WIB.
Kambuaya menegaskan bahwa Dewa United telah mempersiapkan diri dengan baik dan berkomitmen untuk memberikan performa terbaik demi meraih hasil positif di kandang lawan.
Pertandingan ini merupakan bagian dari leg pertama babak delapan besar dalam kompetisi antarklub Asia yang berada di tingkat ketiga. Dewa United memasuki laga ini dengan catatan impresif di fase grup, di mana mereka berhasil meraih dua kemenangan dan satu hasil imbang.
Dengan hasil tersebut, tim yang dijuluki Banten Warriors ini keluar sebagai juara Grup E. Selama fase grup, Dewa United bersaing melawan tim-tim seperti Phnom Penh Crown, Taiwan Steel, dan Shan United, sebelum akhirnya memastikan tempat mereka di babak perempat final.
Di sisi lain, Manila Digger melangkah ke babak delapan besar dengan status sebagai runner-up Grup D. Klub asal Filipina ini juga mencatatkan dua kemenangan dan satu hasil imbang, namun harus puas berada di posisi kedua karena selisih gol yang lebih rendah dibandingkan Svay Rieng FC, yang menjadi juara grup.
Menjelang pertandingan di Manila, Ricky Kambuaya mengungkapkan bahwa ia sudah tidak asing lagi dengan kondisi kota tersebut. Pemain berusia 29 tahun ini pernah beberapa kali bertanding di Manila saat membela Timnas Indonesia.
Kambuaya menjelaskan bahwa pengalaman tersebut membantunya untuk lebih siap dalam menghadapi tantangan pertandingan tandang bersama Dewa United.
“Saya dan rekan-rekan tim merasa siap, dan kami bertekad untuk memberikan yang terbaik dalam laga nanti,” kata Kambuaya kepada awak media dalam konferensi pers menjelang pertandingan.
“Tentang pengalaman bermain di Manila, saya sudah melakukannya beberapa kali, tiga atau empat kali, dan saya rasa itu tidak asing bagi saya,” tambahnya.
Kambuaya juga memberikan penilaian mengenai kualitas tim Manila Digger yang dianggap memiliki kemampuan individu yang baik. Ia mencatat bahwa lawan mereka memiliki sejumlah pemain dengan teknik yang mumpuni.
“Apa yang saya lihat dari tim ini, mereka memiliki banyak keterampilan dan terdapat beberapa pemain yang berasal dari Afrika,” ungkap pemain asal Sorong, Papua tersebut.

