Tim pencarian dari Unit Search and Rescue (SRU) darat yang berbasis di Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya telah berhasil menemukan dua jasad korban dari kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.
Penemuan kedua jasad tersebut terjadi pada hari Minggu, 4 Oktober 2026, ketika operasi pencarian memasuki hari ke-22. Tim SAR gabungan tengah melakukan penyisiran di area tersebut, yang menjadi fokus dalam pencarian korban yang hilang.
I Putu Sudayana, Kepala Kantor SAR Kelas A Banjarmasin dan juga bertindak sebagai SAR Mission Coordinator (SMC), mengkonfirmasi bahwa kedua jasad itu ditemukan oleh tim yang tengah beroperasi di daratan Kalimantan Tengah.
Setelah penemuan tersebut, kedua jasad langsung dievakuasi dengan menggunakan Kapal RIB 02 dari Kantor SAR Palangka Raya. Jasad kemudian dibawa ke Pos TNI AL Kumai untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut serta proses identifikasi oleh tim yang berwenang guna memastikan data dan status korban.
Proses identifikasi sangat penting dilakukan untuk memastikan keaslian data serta status dari kedua jasad yang ditemukan dalam pencarian yang berlanjut setelah kecelakaan KM Virgo Transport 8.
Penemuan dua jasad tersebut merupakan bagian dari operasi SAR yang masih berlangsung di berbagai area, baik di darat maupun perairan Kalimantan Tengah, dalam upaya menemukan korban lainnya.
I Putu Sudayana menekankan bahwa tim SAR gabungan terus memaksimalkan seluruh sumber daya yang tersedia untuk mencari korban yang masih hilang dan belum ditemukan.
“Operasi SAR akan terus berlanjut dengan mengerahkan semua sumber daya yang ada untuk mendukung upaya pencarian serta memperkuat koordinasi di lapangan antara pihak-pihak terkait,” ujarnya.
Operasi pencarian yang dilakukan untuk KM Virgo Transport 8 melibatkan berbagai elemen, termasuk Basarnas, TNI, Polri, serta berbagai potensi SAR lainnya yang memiliki peran penting dalam misi pencarian ini.
Tim gabungan yang terlibat dalam operasi ini terus melakukan penyisiran di lokasi-lokasi yang telah ditetapkan sebagai prioritas dalam pencarian. Upaya dilakukan melalui unsur darat dan laut agar dapat menjangkau semua area yang menjadi lokasi pencarian korban.
Dengan ditemukannya dua jasad di Kabupaten Seruyan, jumlah korban yang telah ditemukan dalam operasi SAR kini bertambah, menandakan perkembangan penting dalam pencarian yang telah memasuki hari ke-22.

