Dua warga Bandung dilaporkan tewas setelah tertimbun tanah galian saat berusaha mencari harta karun di lokasi bekas penggilingan padi. Kejadian ini terjadi pada Senin (23/10/2023) sekitar pukul 15.00 WIB di daerah Cileunyi, Kabupaten Bandung. Menurut informasi dari pihak kepolisian, kedua korban, yang merupakan warga setempat, melakukan penggalian di lokasi tersebut setelah mendengar cerita tentang harta karun yang konon tersimpan di sekitar area itu.
Rincian Kejadian
Sumber dari kepolisian menyebutkan bahwa kedua korban, yang berusia sekitar 30-an tahun, mulai menggali tanah di lokasi yang tidak jauh dari bangunan bekas penggilingan padi. “Mereka percaya ada harta karun yang bisa ditemukan di sana. Namun, tanpa pengawasan dan alat yang memadai, tanah yang digali tiba-tiba longsor dan mengubur mereka,” jelas Kapolsek Cileunyi, Kompol Agung Setiawan.
Pernyataan Resmi
Dalam konferensi pers yang berlangsung pada Selasa (24/10/2023), Kompol Agung menambahkan bahwa tim penyelamat segera dikerahkan setelah laporan diterima. “Sayangnya, saat tim tiba di lokasi, kedua korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Kami menghimbau masyarakat agar tidak melakukan kegiatan berbahaya seperti ini tanpa pengetahuan dan persiapan yang cukup,” ungkapnya.
Latar Belakang
Kegiatan penggalian untuk mencari harta karun bukanlah hal baru di kalangan masyarakat. Banyak yang terpengaruh oleh mitos dan legenda yang beredar mengenai harta karun yang tertinggal di daerah-daerah tertentu. Namun, kejadian tragis ini menunjukkan risiko yang tinggi dari aktivitas semacam ini, terutama di lokasi yang tidak aman.
Informasi Tambahan
Pihak kepolisian juga mengingatkan agar masyarakat lebih berhati-hati dan tidak terjebak pada cerita-cerita yang tidak memiliki dasar. “Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Kami juga akan melakukan sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran tentang bahaya yang mungkin timbul dari aktivitas pencarian harta karun yang tidak terencana,” pungkas Kompol Agung.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kesadaran akan risiko yang dihadapi dalam kegiatan yang tampak menarik namun berpotensi membahayakan.

