Site icon ICMI Sleman

Empat Teknologi Unggulan yang Membuat Mitsubishi Xforce HEV Berbeda dari Hybrid Lainnya

Mitsubishi New Xforce HEV telah resmi diluncurkan oleh PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) di ajang GIIAS 2026. Kehadirannya sangat dinanti-nantikan, bukan hanya karena menjadi model Xforce pertama yang mengusung teknologi hybrid, tetapi juga karena pendekatan sistem penggerak yang diusungnya yang berbeda dari mobil hybrid konvensional.

Dalam pengembangan Xforce HEV, Mitsubishi mengadopsi kombinasi antara mesin bensin, motor listrik, baterai lithium-ion, generator, dan transmisi 2-speed transaxle. Seluruh elemen ini dikendalikan secara elektronik, memungkinkan kendaraan untuk memilih sumber tenaga yang paling sesuai dengan kondisi berkendara yang dihadapi.

Mesin Bensin Siklus Atkinson

Salah satu keunggulan yang membedakan Xforce HEV adalah penggunaan mesin bensin 1.6 liter tipe 4A92 yang menerapkan siklus Atkinson. Mesin ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi dengan mengurangi pumping loss, sehingga kinerjanya lebih optimal dalam sistem hybrid yang ada.

Penggunaan mesin ini juga menegaskan bahwa sistem hybrid modern tidak hanya sekadar menambahkan motor listrik pada kendaraan berbahan bakar bensin. Mesin dan motor listrik berfungsi secara terpisah dan saling melengkapi sesuai dengan kebutuhan pengoperasian kendaraan.

Transmisi 2-Speed Transaxle

Xforce HEV dilengkapi dengan transmisi 2-speed transaxle, yang menjadi salah satu fitur menarik dalam sistem penggeraknya. Dengan dua tingkat rasio, sistem ini memberikan fleksibilitas dalam pengaturan penggunaan motor listrik dan mesin bensin pada berbagai kondisi kecepatan.

Pada saat berkendara dengan kecepatan tinggi, sistem mampu menghubungkan mesin bensin dengan roda dan secara otomatis memutuskan sambungan dari motor listrik saat diperlukan. Proses perpindahan ini dirancang untuk terjadi tanpa jeda, sehingga efisiensi kendaraan tetap terjaga ketika melaju pada kecepatan tinggi.

EV Mode Bisa Dipakai di Kecepatan Tinggi

Fitur EV Mode pada Xforce HEV memiliki karakteristik yang unik, tidak hanya berfungsi pada kecepatan rendah. Mitsubishi menyatakan bahwa EV Mode dapat mencapai kecepatan maksimum hingga 121 kilometer per jam dalam kondisi tertentu, sebuah angka yang telah diuji oleh pembalap nasional Rifat Sungkar dalam perjalanan dari Jakarta ke Bali.

Ketika kendaraan digerakkan oleh motor listrik, respons awalnya terasa berbeda, karena motor listrik mampu menghasilkan torsi secara instan. Selain itu, kabin mobil menjadi lebih tenang karena mesin bensin tidak beroperasi dalam kondisi ini, memberikan pengalaman berkendara yang lebih nyaman bagi pengemudi dan penumpang.

Exit mobile version