Esports World Cup 2025 Gempur dengan Hadiah $70 Juta di 24 Game!

Apakah satu perhelatan bisa membuat musim panas penggemar game Indonesia terasa semakin panas?
Esports World Cup 2025 digelar di Riyadh, Saudi Arabia pada 8 Juli–24 Agustus dan menutup banyak spekulasi: total hadiah gabungan dilaporkan lebih dari $70 juta, bahkan ada rekap yang menyebut $71,5 juta.
Event ini bukan sekadar turnamen per judul. Ada format lintas game berupa Club Championship yang menambah intensitas persaingan antarklub.
Artikel ini adalah ringkasan pasca-acara yang membahas hadiah, jadwal, lokasi, daftar game, format poin, aturan roster, dan organisasi besar yang ikut serta.
Mengapa ini penting bagi pembaca Indonesia? Karena judul populer seperti MLBB, Free Fire, dan PUBG Mobile ikut memengaruhi basis penonton Tanah Air.
Poin Kunci
- Turnamen multi-game terbesar kembali digelar di Riyadh dengan prize pool sekitar $70 juta lebih.
- Format Club Championship membuat persaingan antar organisasi jadi sorotan utama.
- Acara berlangsung 8 Juli–24 Agustus dan diselenggarakan oleh EWCF dengan pengawasan ESL.
- Beberapa sumber mencatat total hadiah mencapai $71,5 juta, tergantung rekap sumber.
- Judul populer mobile menarik perhatian penonton Indonesia dan memperkuat relevansi acara.
Gambaran cepat: turnamen esports raksasa kembali digelar di Riyadh
Gelaran multi-game ini kembali mengubah Riyadh jadi pusat aksi kompetitif selama berbulan-bulan. EWC 2025 berlangsung di Riyadh, Saudi Arabia pada kalender 8 Juli–24 Agustus, berjalan dalam rangkaian beberapa minggu yang padat.
Secara singkat, ini adalah sebuah tournament multi-game yang menempati satu kawasan venue dan berjalan lintas minggu. Setiap pekan fokus berganti ke judul berbeda, sehingga suasana terasa seperti festival pertandingan.
Ada kompetisi utama per game, jalur qualifiers, dan kompetisi lintas game yang menggabungkan performa organisasi. Banyak nama besar ikut karena prize pool besar — bagian penting yang membuat event ini ramai diikuti.
Untuk pembaca Indonesia: Saudi Arabia kembali jadi bagian penting ekosistem regional, sehingga berita dan diskusi seputar acara ini sering muncul di komunitas lokal. Setelah gambaran skala ini, berikutnya kita akan membedah angka hadiah dan pembagiannya.
Esports World Cup 2025: hadiah total tembus $70+ juta dan kenapa ini penting

Angka prize pool yang dilaporkan membuat banyak organisasi menata ulang strategi mereka. Total gabungan tercatat over $70,450,000, dan beberapa rekap menyebut $71.5 juta. Perbedaan kecil itu biasanya karena cara menghitung alokasi qualifiers.
Rincian kategori hadiah
- Club Championship: sekitar $27 juta untuk organisasi terbaik lintas game.
- Game Championships: total mendekati $38 juta untuk juara tiap judul.
- Qualifiers: alokasi sekitar $5–6 juta sebagai jalur masuk ke panggung utama.
- MVP Awards: paket penghargaan senilai $500.000 untuk pemain paling menonjol.
Perbandingan dan dampak
Total ini naik signifikan dari sekitar $62.5 juta pada edisi sebelumnya. Kenaikan membuat klaim sebagai salah satu yang terbesar jadi lebih dari sekadar slogan.
Skala hadiah mendorong standar produksi, menarik partnership lintas publisher, dan mengubah cara organisasi membangun roster multi-divisi. Untuk penonton, pool besar berarti tensi pertandingan dan nilai setiap placement jadi lebih penting.
Lokasi, tanggal, dan penyelenggara event di Saudi Arabia

Kota Riyadh dipilih sebagai pusat acara yang berjalan selama lebih dari sebulan penuh. Acara ini berlangsung di beberapa arena berbeda, sehingga suasana produksi dan festival menempel kuat pada kota itu.
Riyadh sebagai tuan rumah dan rentang kalender Juli–Agustus
Rangkaian pertandingan digelar dari 8 Juli hingga 24 Agustus 2025. Jadwal dibuat secara mingguan sehingga beberapa judul berjalan lebih dari satu minggu.
Ini memungkinkan penonton di Indonesia menyesuaikan jadwal nonton dan rencana nonton bareng komunitas.
Siapa di balik acara: organisasi dan supervisi
Esports World Cup diselenggarakan oleh Esports World Cup Foundation dan disupervisi oleh ESL untuk menjaga standar kompetitif. EWCF mengatur pembagian venue, pengaturan calendar, dan koordinasi broadcast lintas bahasa.
| Aspek | Detail | Catatan |
|---|---|---|
| Lokasi | Riyadh, saudi arabia | Beberapa arena/area |
| Tanggal | 8 Juli – 24 Agustus 2025 | Format mingguan |
| Penyelenggara | Esports World Cup Foundation | Supervisi oleh ESL |
Beberapa turnamen memakai branding berbeda karena menjadi part dari roadmap resmi setiap judul. Setelah mengerti kapan dan siapa, selanjutnya akan dibahas game apa saja yang tampil.
Daftar game, jumlah event, dan judul-judul yang paling disorot
Daftar games yang tampil di ajang ini memanjang, mencakup mobile, PC, dan console. Total mencapai sekitar 25 judul utama dengan 26 event, karena beberapa game mendapat lebih dari satu event.
Total cakupan lintas platform
Penyelenggaraan meliputi platform mobile, PC, dan console. Format ini membuat beragam komunitas menemukan event yang sesuai.
Sorotan untuk penonton Indonesia
Untuk audiens Indonesia, Mobile Legends: Bang Bang mendapat porsi besar lewat MSC dan MWI. Free Fire dan PUBG Mobile juga tetap menjadi magnet karena rivalitas regional dan basis penggemar kuat.
Judul global dan pembaruan lineup
Di sisi global, League of Legends, Dota 2, Counter-Strike 2, dan VALORANT memunculkan tontonan utama. Apex Legends tampil sebagai bagian dari ALGS Midseason Playoffs, sementara Rainbow Six Siege hadir dalam versi rebranding X.
- Pendatang baru: Chess, CrossFire, Fatal Fury, VALORANT.
- Tidak kembali: Fortnite dan beberapa iterasi Call of Duty digantikan oleh judul baru.
- Beberapa events berstatus in-season championship, sehingga hasilnya berpengaruh pada kualifikasi pro tour dan poin sirkuit.
Untuk detail turnamen mobile terbesar dan konteks hadiah, lihat update kompetisi ini di turnamen mobile terbesar. Selanjutnya kita bahas format poin dan Club Championship.
Format kompetisi: sistem poin, placements, dan perebutan gelar Club Championship
Sistem poin di ajang ini membuat setiap placement top menjadi sangat berharga bagi klub.
Club Championship adalah liga lintas game yang menggabungkan performa organisasi dari banyak events. Clubs mengumpulkan points dari setiap top 8 finish di tiap tournament.
- Distribusi poin: 1st 1000, 2nd 750, 3rd 500, 4th 300, 5th 200, 6th 150, 7th 100, 8th 50.
- Beberapa game pakai co-placement: 3-4 = 500, 5-8 = 200, jadi strategi bracket krusial.
Untuk jadi juara Club Championship, klub wajib menang minimal satu tournament. Konsistensi tanpa trofi tidak cukup.
| Aspek | Aturan | Konsekuensi |
|---|---|---|
| Tiebreaker | Jumlah kemenangan tournament → poin direct match | Menentukan juara jika points sama |
| Pembagian prize saat seri | Gabungkan prize placement terkait lalu bagi rata | Rata untuk posisi selain 1 |
| Deadline roster | Umumkan sebelum 15 Mei (31 Mei untuk Apex/EA FC) | Roster yang terlambat tidak eligible points |
Aturan 2025 menghapus eligibility untuk joint venture dan mewajibkan satu nama tim seragam di semua event. Dampaknya: transfer lebih cepat dan keputusan signings jadi strategis.
Setelah memahami format ini, pembaca akan lebih mudah menilai peluang clubs dan susunan teams yang berpotensi merebut prize pool besar.
Teams dan organisasi: Club Partner Program, peluang open signups, dan nama besar yang ikut
Perluasan Club Partner Program membuka peluang bagi lebih banyak clubs untuk membangun divisi dan stabilitas finansial. Program ini memberi dukungan operasional dan bantuan tahunan, namun tidak otomatis meloloskan team ke babak utama; semua slot tetap harus diraih lewat kualifikasi per game.
Ekspansi dan jadwal aplikasi
Program diperluas dari 30 menjadi 40 organisasi. Aplikasi dibuka 10 Des 2024–10 Jan 2025, seleksi final maksimal 28 Feb 2025, dan pengumuman dilakukan Maret 2025.
Skema slot: open signups vs direct invite
Ada 32 spot untuk Open Signups dan hingga 8 Direct Invite bagi Top 8 Club Championship musim lalu. Skema ini menggabungkan jalur merit dan penghargaan bagi team yang konsisten.
Siapa yang mencuri perhatian
Nama besar seperti Team Falcons, Team Liquid, Team Vitality, dan Gen.G jadi magnet global. Untuk pembaca lokal, EVOS, RRQ, dan ONIC tetap jadi sorotan utama di judul mobile.
| Aspek | Detail | Konsekuensi |
|---|---|---|
| Dukungan | Finansial & operasional | Lebih sustainable bagi clubs |
| Slot | 32 Open, hingga 8 Direct Invite | Perpaduan merit & reward |
| Eligibility | Masih lewat kualifikasi per game | Players dan roster tetap kunci |
Popularitas sebuah team kini diukur bukan hanya kemenangan, tetapi juga kemampuan menaikkan viewership dan engagement. Untuk konteks lebih luas tentang ajang ini, lihat ulasan lengkap di esports world cup.
Kesimpulan
Perlombaan prize pool besar ini mengubah cara organisasi menilai prioritas roster dan jadwal. Rangkaian event lintas games di Riyadh bukan sekadar kumpulan tournament, melainkan sebuah competition yang hasilnya berdampak pada posisi tim sepanjang year.
Untuk pembaca Indonesia, judul populer seperti MLBB, Free Fire, dan PUBG Mobile membuat liputan terasa dekat. Sistem poin Club Championship menuntut setiap team mengejar placements top agar klub bisa bersaing memperebutkan prize pool besar.
Berita ini penting karena menunjukkan arah industri: dana besar meningkatkan standar produksi, mengubah strategi tim, dan menaikkan nilai sponsorship. Sebagai penutup news-friendly, dari Riyadh, esports world cup 2025 kembali mempertegas diri sebagai panggung para legends lintas game.




