Tim nasional Singapura harus menghadapi konsekuensi yang cukup menyakitkan setelah mengalami kekalahan telak 0-6 dari Malaysia dalam pertandingan terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Kekalahan besar ini tidak hanya berimbas pada hasil pertandingan, tetapi juga berdampak pada perhitungan ranking FIFA untuk Singapura, yang akan memengaruhi posisi mereka di kancah sepak bola internasional.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada Kamis malam (1/10/2026), memperlihatkan dominasi Malaysia yang tak terbantahkan.
Tim Harimau Malaya menunjukkan performa luar biasa dengan mencetak enam gol ke gawang Singapura tanpa balasan, menambah catatan buruk bagi tim yang biasa disebut The Lions.
Bergson da Silva menjadi bintang lapangan dengan mencetak hat-trick, termasuk gol pertamanya melalui penalti pada menit kedelapan, diikuti oleh gol pada menit ke-62 dan 90+3.
Tiga gol tambahan bagi Malaysia dicetak oleh Stuart Wilkin pada menit ke-26, Paulo Josue pada menit ke-76, dan Syahir Bashah di menit ke-87, menciptakan skor yang mencolok.
Kekalahan tersebut menjadi salah satu kejutan terbesar dalam pertandingan terakhir grup, terutama karena Singapura seharusnya berjuang untuk meraih kemenangan demi peluang mereka.
Tak hanya itu, kekalahan 0-6 ini juga menjadi catatan sebagai kekalahan terburuk Singapura dari Malaysia sejak tahun 1978, sebuah fakta yang mengejutkan banyak penggemar.
Skor yang mencolok tersebut memicu beragam reaksi di media sosial, terutama karena Malaysia sedang bersaing ketat dengan Timnas Indonesia untuk mendapatkan tiket ke final.
Beberapa warganet bahkan mengajukan dugaan bahwa Singapura sengaja mengalah, meskipun hingga saat ini tidak ada bukti yang mendukung klaim bahwa pertandingan tersebut diatur.
Pelatih Singapura, Gavin Lee, menanggapi anggapan tersebut dengan tegas, menyatakan bahwa timnya tidak bermain dengan serius dalam menghadapi Harimau Malaya.
Ia menjelaskan bahwa para pemainnya sepenuhnya memahami pentingnya pertandingan ini dan tidak pernah menganggap remeh lawan mereka.
“Sebagaimana yang telah kami katakan sebelumnya, setiap pertandingan bagi kami adalah realistis. Kami tidak pernah meremehkan konteks atau level pertandingan. Namun, sayangnya, hari ini kami tidak mampu mencapai performa yang diharapkan,” ungkap Gavin Lee.
Meskipun Malaysia meraih kemenangan besar, hasil tersebut ternyata tidak cukup untuk membawa mereka melaju ke final FIFA ASEAN Cup 2026.
Di pertandingan lain yang berlangsung bersamaan, Timnas Indonesia meraih kemenangan gemilang dengan menghancurkan Bangladesh dengan skor 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

