Site icon ICMI Sleman

Galaxy S26 Dapat Ciptakan Gambar AI Dalam Waktu Kurang Dari Satu Detik

Samsung tengah mengembangkan sebuah inovasi yang berpotensi mengubah cara ponsel dalam menghasilkan gambar berbasis AI dengan kecepatan yang belum pernah ada sebelumnya. Galaxy S26 dirumorkan akan dilengkapi dengan EdgeFusion, sebuah alat AI yang beroperasi di perangkat untuk menciptakan gambar berukuran 512×512 piksel dalam waktu kurang dari satu detik, bahkan tanpa koneksi internet. Jika kabar ini terbukti benar, maka EdgeFusion akan mengatasi waktu tunggu yang masih menjadi masalah pada banyak ponsel saat ini.

Perbandingan Metode Generasi Gambar AI

Sebagian besar smartphone saat ini bergantung pada server cloud untuk menghasilkan gambar berbasis AI. Prosesnya umumnya melibatkan penginputan prompt, menunggu selama 10 hingga 15 detik saat komputer jarak jauh menyelesaikan tugas, dan akhirnya menerima hasilnya. EdgeFusion, di sisi lain, menjalankan semua proses ini secara lokal di ponsel, sehingga menghilangkan keterlambatan tersebut. Pengguna bahkan dapat berada dalam mode pesawat dengan sinyal nol dan tetap mampu menghasilkan gambar hampir secara instan.

Kolaborasi Strategis dengan Nota AI

Untuk mewujudkan inovasi ini, Samsung telah menjalin kemitraan dengan perusahaan AI asal Korea Selatan, Nota AI. Mereka telah melakukan optimasi mendalam pada model Stable Diffusion, mengurangi ukuran model hingga 90% agar dapat dijalankan langsung di chip Exynos 2600. Chip ini direncanakan menjadi otak dari Galaxy S26 dan S26+ di sebagian besar wilayah.

Tantangan pada Chip Exynos

Menariknya, Galaxy S26 Ultra kemungkinan akan menggunakan Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5 secara global, yang saat ini belum memiliki optimasi EdgeFusion. Hal ini berarti bahwa model-model yang lebih terjangkau mungkin akan mengungguli Ultra dalam aspek ini.

Qualcomm sendiri telah melakukan pekerjaan serupa sebelumnya. Dalam ajang MWC 2023, mereka berhasil menjalankan Stable Diffusion pada ponsel dengan Snapdragon 8 Gen 2 dan menghasilkan gambar 512×512 piksel dalam waktu 15 detik. Pada akhir tahun 2023, optimisasi mereka membuahkan hasil, menjadi hanya 0,6 detik pada Snapdragon 8 Gen 3. EdgeFusion, diharapkan, menawarkan kecepatan yang lebih tinggi.

Pertimbangan Kinerja dan Efisiensi Energi

Pertanyaan yang mendasar adalah apakah perangkat keras dapat mengatasi beban kerja ini tanpa mengalami overheating atau mengorbankan daya baterai. Pengolahan AI di perangkat sangat menguras daya. Samsung percaya bahwa GPU dan NPU baru dari Exynos 2600 dapat menangani pekerjaan ini secara efisien, namun kinerja sebenarnya baru akan terlihat saat pengguna mulai memanfaatkan ponsel tersebut.

Pentingnya Integrasi Fitur

Aspek lain yang tak kalah penting adalah integrasi EdgeFusion. Jika fitur ini hanya tersimpan di menu pengaturan yang tersembunyi atau dalam aplikasi mandiri, kemungkinan besar tidak akan digunakan secara optimal. Namun, jika Samsung mengintegrasikan EdgeFusion ke dalam aplikasi pesan, catatan, atau pengeditan foto, maka fitur ini dapat menjadi sangat berguna dan tidak sekadar menjadi point spesifikasi yang mengesankan.

Peningkatan AI dalam Galaxy S26

Samsung telah memperkenalkan peningkatan AI untuk lini Galaxy S26 selama beberapa bulan terakhir. Perusahaan ini telah mengonfirmasi adanya AI generasi berikutnya dan prosesor kustom generasi kedua dalam panggilan pendapatan tahun lalu. Peluncuran Galaxy S26 diperkirakan akan berlangsung pada 25 Februari, dengan perangkat mulai tersedia di pasaran pada awal Maret.

Meskipun Samsung belum secara resmi mengonfirmasi keberadaan EdgeFusion, kabar ini sebaiknya diperlakukan sebagai rumor yang menjanjikan hingga ada kepastian. Namun, jika fitur ini benar-benar diluncurkan sesuai deskripsi, kemampuan untuk menghasilkan gambar AI secara hampir instan dan offline bisa menjadi peningkatan yang paling menarik pada tahun ini.

Kesimpulan

Dengan perkembangan teknologi yang cepat, Galaxy S26 tampaknya menawarkan inovasi yang signifikan dalam hal generasi gambar berbasis AI. Keberadaan EdgeFusion dapat menjadi langkah maju dalam menghilangkan keterlambatan yang sering mengganggu pengalaman pengguna saat ini. Jika diintegrasikan dengan baik dan dapat berfungsi secara efisien, fitur ini berpotensi merevolusi cara kita berinteraksi dengan teknologi AI di perangkat mobile.

Exit mobile version