Empat orang kehilangan nyawa dan empat lainnya mengalami luka tembak dalam sebuah insiden penembakan massal yang terjadi di kawasan Green Hill, Pulau Saint Vincent, Karibia, menurut laporan dari Saint Vincent Times.
Kejadian tragis ini berlangsung pada Jumat malam ketika seorang penyerang bersenjata tiba di lokasi menggunakan kendaraan dan secara brutal melepaskan tembakan ke arah sekelompok individu yang berada di sana. Dari total korban, tiga di antaranya adalah pria dan satu adalah perempuan.
Insiden ini tercatat sebagai penembakan massal kedua paling mematikan dalam sejarah Saint Vincent dan Grenadines. Sebelumnya, pada Juli 2023, lima orang tewas dalam serangan yang terjadi di Harbour Club, yang terletak di Ibu Kota Kingstown.
Peristiwa terkini ini terjadi hanya dua bulan setelah terjadinya serangan bersenjata lain di Kingstown yang merenggut nyawa tiga orang.
Sejak awal tahun 2026, jumlah kasus pembunuhan di Saint Vincent dan Grenadines mencapai 39 jiwa dari total populasi sekitar 110.000 orang. Angka tersebut hampir mendekati total 40 kasus yang tercatat sepanjang tahun 2025.
Warga setempat mencurigai bahwa insiden ini berkaitan dengan aktivitas geng yang semakin marak. Namun, pihak berwenang belum memberikan konfirmasi mengenai dugaan tersebut dan kini tengah melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi mata.

