Penjualan kendaraan pikap di Indonesia telah mencapai angka signifikan, yaitu 89.194 unit dalam periode Januari hingga Agustus 2026. Data ini menunjukkan total penjualan segmen pikap atau truk dengan berat kotor kendaraan (GVW) di bawah 5 ton, menurut informasi yang dirilis oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia.
Dari laporan yang dikumpulkan, model Daihatsu Gran Max PU menjadi yang terlaris dengan penjualan total mencapai 35.171 unit jika seluruh variannya digabungkan. Angka ini diperoleh selama delapan bulan pertama di tahun 2026, mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin pasar di segmen ini.
Di urutan berikutnya adalah Suzuki New Carry PU, yang mencatat total penjualan sebesar 28.466 unit. Angka ini mencakup berbagai varian New Carry PU, di mana New Carry PU FD menyumbang 23.414 unit, New Carry PU WD sebanyak 4.415 unit, dan New Carry CH dengan 637 unit.
Isuzu Traga juga menunjukkan performa yang baik dengan penjualan mencapai 8.562 unit selama periode yang sama. Data menunjukkan bahwa penjualan tersebut terdiri dari dua tipe PHR 54 C, di mana PHR 54 C AB terjual sebanyak 29 unit dan PHR 54 C AA sebanyak 8.533 unit.
Selanjutnya, Mitsubishi L300 berhasil menjual 7.887 unit. Angka ini terdiri dari penjualan L300 D P/U FLD yang mencapai 6.995 unit dan L300 CC dengan 892 unit dalam rangka waktu yang sama.
Adapun Toyota HiLux Rangga berhasil terjual sebanyak 5.428 unit hingga akhir Agustus. Angka ini merupakan akumulasi dari beberapa varian Rangga, termasuk versi bensin, diesel, serta konfigurasi pickup dan cab chassis, sebagaimana yang tercatat dalam data industri.
Ketika melihat lima model dengan volume penjualan tertinggi, terlihat adanya perbedaan yang mencolok antara dua model teratas dan model-model lainnya. Gran Max PU dan New Carry PU secara keseluruhan mencatat penjualan 63.637 unit, yang menyumbang sekitar 71 persen dari total penjualan di segmen pikap.
Di luar lima model teratas ini, ada Toyota HiLux yang mencatat penjualan sebanyak 1.766 unit dan Mitsubishi Triton yang berada di angka 1.325 unit. Selain itu, DFSK mencatat 436 unit dan Wuling Formo Max dengan 138 unit sepanjang periode Januari hingga Agustus 2026.
Data ini menunjukkan bahwa pasar pikap di Indonesia, hingga bulan Agustus, masih didominasi oleh berbagai model dari sejumlah merek. Namun, penting untuk diingat bahwa angka ini merupakan data wholesales, yang mencerminkan distribusi kendaraan dari pabrikan atau agen pemegang merek ke jaringan penjualan, bukan penjualan langsung kepada konsumen.

