Dugaan mengenai penyebab ledakan yang terjadi di Ruko San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, sedang mengarah kepada salah satu unit usaha yang berada di lokasi tersebut. Namun, pihak berwenang belum dapat memastikan secara definitif penyebab maupun sumber dari ledakan yang terjadi pada Selasa pagi, 6 Oktober 2026.
Ledakan tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 07.11 WIB di kawasan San Antonio, yang terletak di Jalan Kalisari Utara I, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya.
Informasi awal yang diperoleh dari petugas menyatakan bahwa ledakan diduga berasal dari salah satu unit usaha, meskipun demikian, dugaan ini masih bersifat sementara dan belum dapat dijadikan sebagai kesimpulan resmi mengenai penyebab kejadian.
Saat ini, petugas masih melakukan penyelidikan di lokasi untuk mengidentifikasi dengan jelas sumber serta faktor yang memicu terjadinya ledakan tersebut.
Tito, petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, mengungkapkan bahwa pihaknya bersama aparat terkait masih melakukan penelusuran serta pemeriksaan di area tersebut.
Langkah ini diambil untuk menemukan sumber ledakan, sekaligus memastikan kondisi lingkungan sekitar pasca-kejadian.
“Untuk saat ini, petugas sedang memasang garis polisi untuk menjaga jarak aman dari lokasi,” ujar Tito di Surabaya pada hari Selasa.
Garis polisi yang dipasang di sekitar lokasi bertujuan untuk mencegah warga mendekati area yang terdampak selama proses pemeriksaan berlangsung.
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi yang mengonfirmasi unit usaha mana yang menjadi penyebab utama ledakan, maupun material apa yang berkontribusi terhadap peristiwa tersebut.
Dampak dari ledakan ini cukup signifikan, dengan setidaknya 20 bangunan di sekitar lokasi yang tercatat mengalami kerusakan, mulai dari tingkat ringan hingga berat.
Beberapa kendaraan yang berada di sekitar lokasi juga mengalami kerusakan akibat ledakan tersebut.
Luasnya cakupan kerusakan menjadi salah satu hal yang sedang didata oleh tim petugas. Pendataan ini dilakukan bersamaan dengan pemeriksaan lokasi untuk memahami kronologi kejadian dan sumber ledakan.
Sementara itu, area di sekitar lokasi kejadian masih dijaga ketat untuk memastikan bahwa proses penyelidikan dapat berlangsung dengan aman dan tertib.
Selain menyebabkan kerusakan pada bangunan dan kendaraan, ledakan ini juga mengakibatkan lima orang terluka.
Tito menjelaskan bahwa seluruh korban telah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis yang diperlukan.

