Site icon ICMI Sleman

Perang Iran Segera Berakhir, Apakah Israel Akan Berperan Dalam Menghentikan Serangan?

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa pertempuran melawan Iran kemungkinan akan segera berakhir. Dalam pernyataannya, ia menjelaskan bahwa keputusan untuk menghentikan konflik tersebut merupakan hasil diskusi dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, meskipun hak prerogatif akhir tetap berada di tangannya.

Dalam sebuah wawancara telepon singkat dengan seorang jurnalis, Trump mengungkapkan keprihatinannya bahwa Republik Islam Iran berpotensi akan menghancurkan Israel jika ia dan Netanyahu tidak mengambil langkah-langkah yang diperlukan.

“Iran memiliki niat untuk menghancurkan Israel dan seluruh wilayah sekitarnya. Kami bekerja sama untuk menghentikan ancaman ini. Kami sudah menghancurkan sebuah negara yang ingin memusnahkan Israel,” ujar Trump, sebagaimana dilaporkan pada 10 Maret 2026.

Menanggapi pertanyaan mengenai siapa yang akan menentukan kapan konflik dengan Iran berakhir, Trump menjelaskan bahwa keputusan tersebut merupakan hasil dari kolaborasi dengan Netanyahu.

“Saya yakin ini adalah keputusan bersama. Kami terus melakukan diskusi, dan meskipun saya akan mengambil keputusan pada waktu yang tepat, semua pertimbangan akan dipertimbangkan,” jelasnya.

Pernyataan tersebut menandakan bahwa Netanyahu akan memberikan masukan dalam proses pengambilan keputusan, namun pada akhirnya, presiden AS lah yang memiliki otoritas penuh.

Saat ditanya apakah Israel dapat melanjutkan perang melawan Iran meskipun Amerika Serikat menghentikan serangannya, Trump memilih untuk tidak membahas kemungkinan tersebut. Ia hanya menyatakan bahwa tindakan tersebut tampaknya tidak diperlukan.

“Saya rasa itu tidak akan menjadi sesuatu yang diperlukan,” tegasnya.

Trump juga berusaha menghindari penetapan jadwal yang pasti mengenai durasi konflik ini. Namun, juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, sebelumnya menyampaikan bahwa Washington memperkirakan bahwa pertempuran ini akan berlangsung antara empat hingga enam minggu.

Pernyataan Trump kepada media menunjukkan bahwa Netanyahu memiliki pengaruh yang signifikan dalam keputusan yang diambilnya mengenai perang ini. Diketahui bahwa Amerika Serikat dan Israel melaksanakan operasi militer bersama pada 28 Februari, yang mengakibatkan tewasnya pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.

Wawancara tersebut diadakan Trump tepat setelah media pemerintah Iran melaporkan bahwa Majelis Ahli Iran telah menunjuk putra Khamenei, Mojtaba Khamenei, sebagai pengganti pemimpin tertinggi yang baru.

Exit mobile version