Ditreskrimsus Polda Metro Jaya telah mengadakan rapat koordinasi dengan Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan. Rapat ini bertujuan untuk memastikan stabilitas harga dan kualitas pangan menjelang bulan Ramadhan, di mana permintaan pangan biasanya meningkat. Kegiatan ini melibatkan berbagai stakeholder terkait, termasuk dinas terkait, untuk meminimalisir pelanggaran yang dapat merugikan masyarakat.
Dalam rapat tersebut, perwakilan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menekankan pentingnya kolaborasi antar instansi dalam pengawasan pangan. “Kami berkomitmen untuk menindak tegas setiap pelanggaran yang ditemukan, guna melindungi konsumen dan menjaga stabilitas pasar,” ungkap Direktur Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.
Kegiatan pengawasan ini dilakukan sebagai respons terhadap potensi lonjakan harga yang sering terjadi menjelang Ramadhan. Polda Metro Jaya berfokus pada pemantauan harga bahan pokok serta mutu pangan, untuk memastikan agar tidak ada pihak yang mengambil keuntungan secara tidak wajar dari situasi tersebut. Dengan meningkatnya permintaan pangan, langkah preventif ini diharapkan dapat mencegah terjadinya penimbunan atau praktik curang lainnya.
Sebelumnya, evaluasi terhadap kondisi pasar menunjukkan bahwa beberapa komoditas pangan mengalami fluktuasi harga yang signifikan. Dalam rangka menjaga ketertiban dan keadilan di pasar, pihak kepolisian bersama dengan instansi pemerintah dan pelaku usaha akan terus melakukan pengawasan secara intensif.
Sebagai langkah lanjutan, Polda Metro Jaya akan melaksanakan operasi pasar untuk mengevaluasi dan memastikan bahwa harga yang berlaku di lapangan sesuai dengan ketentuan. Operasi ini juga bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang hak-hak mereka sebagai konsumen.
Dengan adanya inisiatif ini, diharapkan masyarakat dapat merasa lebih aman dan terlindungi dari praktik penipuan yang mungkin terjadi selama periode Ramadhan. Polda Metro Jaya berjanji untuk memberikan laporan berkala mengenai perkembangan situasi harga dan kualitas pangan kepada publik.

