Site icon ICMI Sleman

Prabowo Hubungkan Filosofi Pepatah Rusia ‘Odin v pole ne voin’ dengan Nilai Gotong Royong

Presiden Prabowo Subianto menjelaskan kesamaan mendasar antara filosofi yang terkandung dalam pepatah Rusia “Odin v pole ne voin” dan konsep gotong royong yang dikenal luas di Indonesia.

Dalam acara Eastern Economic Forum (EEF) yang ke-11, Prabowo mengungkapkan bahwa pepatah kuno tersebut mencerminkan pemahaman bahwa seseorang tidak dapat berjuang sendirian untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Dalam konteks budaya Indonesia, makna tersebut sejalan dengan semangat gotong royong.

“Saya memahami bahwa masyarakat Rusia memiliki sebuah pepatah yang berbunyi Odin v pole ne voin. Tidak ada kemenangan yang dapat diraih jika kita berjuang sendirian,” ungkap Prabowo saat memberikan pidato di forum ekonomi bergengsi di Far Eastern Federal University (FEFU), Vladivostok, Rusia, pada hari Kamis.

“Di Indonesia, kita juga memiliki pepatah yang serupa. Kami menyebutnya gotong-royong. Beban seberat apapun akan terasa ringan jika kita memikulnya bersama,” lanjutnya.

Meskipun berasal dari dua bahasa yang berbeda, Prabowo menekankan bahwa kedua negara memiliki warisan kebijaksanaan yang serupa dari para pendahulunya.

“Kita mungkin menggunakan bahasa yang berbeda, tetapi kita memiliki kebijaksanaan kuno yang menjadi warisan dari leluhur kita,” tegas Prabowo.

Oleh karena itu, Prabowo mengajak Rusia untuk memperkuat hubungan personal yang telah terjalin selama ini menjadi kerjasama yang lebih terstruktur. Dia menekankan pentingnya memperluas dan meningkatkan kolaborasi di berbagai bidang, termasuk perdagangan, konektivitas, sistem pembayaran, serta proyek-proyek kerjasama antara kedua negara.

“Semua yang kita bahas hari ini, seperti ketentuan tarif dalam FTA, koridor transportasi, sistem pembayaran, dan proyek-proyek industri, ditujukan untuk satu tujuan, yaitu agar seorang nelayan di Indonesia dan seorang pembuat kapal di Rusia bisa melihat anak-anak mereka dan percaya bahwa masa depan akan lebih baik daripada hari ini,” ujar Prabowo.

Di Vladivostok, hari ini, Presiden Prabowo berbagi panggung dengan sejumlah pemimpin dunia lainnya, termasuk Presiden Rusia Vladimir Putin, Wakil Perdana Menteri China Ding Xuexiang, Perdana Menteri Mongolia Nyam-Osoryn Uchral, dan Wakil Presiden Myanmar U Nyo Saw, dalam acara Eastern Economic Forum yang ke-11.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyampaikan pidato mengenai potensi kerjasama antara Indonesia dan Rusia, serta menjawab pertanyaan dari moderator, Tokarev Kirill Viktorovich, seorang jurnalis senior asal Rusia.

Exit mobile version