Site icon ICMI Sleman

Pria Tak Sadarkan Diri dengan Tangan dan Mulut Terikat Lakban Ditemukan di Bandung

Polresta Bandung, Jawa Barat, melalui Polsek Cimenyan, berhasil mengevakuasi seorang pria yang ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri, dengan tangan dan mulut terikat lakban. Peristiwa ini diduga berkaitan dengan penipuan yang melibatkan kerja sama proyek senilai sekitar Rp 50 juta.

Kapolsek Cimenyan, Kompol Deni Muhtamar, menjelaskan bahwa berdasarkan informasi dari korban, pria tersebut memiliki keterlibatan dalam suatu kerja sama dengan pelaku yang diduga. Korban mengaku telah dimintai sejumlah uang yang totalnya mencapai 50 juta rupiah.

Pria yang diketahui bernama Agung Hardiana (AH) ini ditemukan dalam kondisi tidak sadar dan terikat lakban, dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Santo Yusuf pada malam hari tanggal 15 Oktober 2026 untuk menjalani pemeriksaan medis yang diperlukan.

Menurut keterangan awal dari Agung, kerja sama yang ia jalani tampaknya terkait dengan suatu proyek yang detailnya masih belum jelas. Ia menceritakan bahwa sebelum kehilangan kesadaran, ia diajak berkeliling kota Bandung dan kemudian diberi minuman yang membuatnya tidak sadarkan diri.

Deni menambahkan bahwa saat ditemukan, kondisi korban menunjukkan tangan dan mulutnya terikat lakban, sementara kedua kakinya tidak terikat sama sekali. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai modus operandi pelaku.

Setelah dilakukan pemeriksaan medis, dokter tidak menemukan adanya luka yang diakibatkan oleh kekerasan pada tubuh korban. Ini menunjukkan bahwa meskipun situasi yang dihadapi Agung sangat kritis, ia tidak mengalami cedera fisik yang signifikan.

Setelah mendapatkan penanganan yang layak, Agung telah berhasil sadar dan diizinkan pulang oleh dokter untuk kembali ke pangkuan keluarganya. Menariknya, ia juga tidak merasa kehilangan barang-barang pribadinya selama kejadian tersebut.

Deni menegaskan bahwa ada kemungkinan lebih dari dua orang terlibat dalam insiden ini. Namun, pihak kepolisian belum dapat memastikan jumlah atau identitas pelaku, mengingat mereka belum menerima laporan resmi dari Agung terkait kejadian yang dialaminya.

“Karena ini masih dalam tahap investigasi dan belum ada laporan resmi, kami masih menunggu informasi lebih lanjut,” ungkap Deni.

Selanjutnya, Polsek Cimenyan telah mengambil langkah-langkah untuk menindaklanjuti informasi yang diterima dari masyarakat. Mereka segera mendatangi lokasi kejadian dan membantu mengevakuasi Agung ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.

Exit mobile version