Face ID di iOS 17.4 Bisa Mengenali Masker: Fitur Ini Tidak Pernah Diumumkan

Ingat betapa merepotkannya membuka iPhone saat memakai masker? Selama pandemi, hal kecil itu sering mengganggu kenyamanan kita sehari-hari.
Kita harus menurunkan penutup wajah atau repot memasukkan kode sandi. Rasanya seperti hambatan kecil yang terus berulang.
Namun, kabar baik datang dari pembaruan perangkat lunak terbaru. Ternyata, ada kejutan yang menyenangkan tersembunyi di dalamnya.
Apple secara diam-diam menambahkan kemampuan baru pada sistem keamanan biometric. Sekarang, perangkat Anda bisa mengenali Anda meski dengan penutup mulut dan hidung.
Ini adalah solusi yang sangat dinanti-nantikan. Sebelumnya, opsi utama adalah menggunakan Apple Watch untuk membuka kunci.
Yang menarik, peningkatan canggih ini tidak pernah diumumkan secara resmi. Itu membuatnya terasa seperti hadiah khusus bagi pengguna setia.
Mari kita jelajahi bersama bagaimana cara kerjanya dan apakah ponsel Anda kompatibel. Artikel ini akan memandu Anda untuk segera mencoba kemudahan baru ini.
Poin-Poin Penting
- Pembaruan iOS terbaru menyembunyikan kejutan besar untuk pengguna.
- Sistem pengenalan wajah kini dapat bekerja dengan penutup wajah.
- Fitur ini menjawab keluhan praktis sejak era pandemi.
- Membuka kunci ponsel menjadi lebih cepat dan higienis.
- Inovasi ini hadir tanpa pengumuman resmi dari Apple.
- Kami akan pandu Anda mengecek kompatibilitas perangkat.
- Pelajari cara mengaktifkan dan menggunakan kemampuan baru ini.
Pengenalan: Revolusi Face ID di Era Masker

Bayangkan harus mengorbankan keamanan atau kenyamanan hanya untuk mengakses perangkat Anda. Itulah dilema nyata yang dihadapi banyak orang dalam beberapa tahun terakhir.
Situasi kesehatan global mengubah kebiasaan kecil menjadi tantangan besar. Menggunakan ponsel dengan penutup wajah menjadi rutinitas yang serba salah.
Kini, sebuah terobosan hadir untuk mengakhiri kebuntuan tersebut. Kemampuan sistem keamanan untuk mengenali pemiliknya melalui penutup wajah bukan lagi impian.
Ini adalah perubahan signifikan dalam interaksi sehari-hari dengan teknologi. Pengalaman yang dulunya merepotkan sekarang bisa berjalan lancar dan aman.
Mengapa Fitur Ini Sangat Dinantikan?
Selama puncak pandemi, pengguna dihadapkan pada dua pilihan yang sama-sama tidak ideal. Opsi pertama adalah menurunkan penutup mulut dan hidung setiap kali akan membuka kunci.
Tindakan ini membawa risiko yang tidak diinginkan, terutama di tempat ramai. Opsi kedua adalah selalu bergantung pada kode sandi numerik.
Memasukkan angka berulang kali terasa sangat tidak praktis dan mengganggu alur kerja. Fitur biometrik yang canggih menjadi tak berguna karena sehelai kain.
Kemampuan baru ini menjawab keluhan tersebut dengan elegan. Ia menghilangkan hambatan keamanan di era kenormalan baru secara tuntas.
Ini adalah revolusi kecil yang dampaknya besar bagi kenyamanan harian. Anda akhirnya bisa membuka ponsel dengan cepat, aman, dan higienis.
Koreksi Versi: iOS 15.4 vs. iOS 17.4
Mari kita luruskan informasi yang mungkin membingungkan. Fitur “Gunakan Face ID dengan Masker” sebenarnya pertama kali diluncurkan pada pembaruan iOS 15.4.
Banyak pengguna yang frustasi karena sistem pengenalan wajah tidak bekerja dengan penutup wajah selama dua tahun. Apple kemudian merespons dengan pembaruan penting tersebut.
Lalu, mengapa artikel ini membahas versi 17.4? Pembaruan perangkat lunak terbaru sering membawa penyempurnaan. Fitur ini mungkin menjadi lebih stabil, akurat, atau memiliki cakupan lebih luas.
Menurut informasi yang beredar, cara kerjanya sangat cerdas. Sistem akan memindai area sekitar mata Anda untuk mengautentikasi identitas.
Ia mengenali fitur unik di sekitar mata, alih-alih membutuhkan pemindaian seluruh wajah. Teknologi ini memungkinkan Anda membuka kunci iPhone bahkan dengan penutup wajah.
Apakah ada perbedaan mencolok antara implementasi di iOS 15.4 dan 17.4? Pada intinya, fungsionalitas dasar keduanya sama: mengenali Anda saat menggunakan masker.
Versi terbaru mungkin menyempurnakan kecepatan atau akurasinya. Yang terpenting, masalah klasik ini akhirnya menemukan solusi permanen.
Ini adalah kabar baik bagi semua pengguna setia. Terlepas dari nomor versinya, kemudahan ini sudah tersedia untuk dinikmati.
Prasyarat: Apakah iPhone Anda Bisa?

Sebelum Anda bisa merasakan kemudahan membuka ponsel dengan penutup mulut, ada dua hal penting yang harus diperiksa.
Fitur ini tidak tersedia untuk semua model. Anda perlu memastikan perangkat dan sistem operasi memenuhi syarat.
Mari kita telusuri satu per satu agar Anda tidak salah langkah.
Daftar Model iPhone yang Kompatibel
Kemampuan pengenalan wajah iPhone dengan penutup mulut terbatas pada model tertentu. Fitur ini dirancang untuk perangkat dengan sensor canggih generasi baru.
Berikut adalah daftar lengkap ponsel pintar yang mendukung fitur ini:
| Model iPhone yang Kompatibel | Model iPhone yang Tidak Kompatibel |
|---|---|
| iPhone 12 | iPhone 11 seri |
| iPhone 12 mini | iPhone XS |
| iPhone 12 Pro | iPhone XR |
| iPhone 12 Pro Max | iPhone X |
| iPhone 13 | iPad semua model |
| iPhone 13 mini | iPhone model lebih awal (8, 7, dll.) |
| iPhone 13 Pro | |
| iPhone 13 Pro Max |
Sayangnya, jika Anda menggunakan model di kolom kanan, fitur ini belum dapat diakses. Pembaruan perangkat lunak saja tidak cukup.
Keterbatasan ini diduga kuat berkaitan dengan perangkat keras sensor. Apple sendiri belum memberikan penjelasan detail tentang batasan tersebut.
Versi iOS yang Harus Diinstal
Memiliki model yang tepat belum cukup. Sistem operasi di perangkat Anda juga harus diperbarui.
Anda memerlukan iOS 15.4 atau yang lebih baru. Tentu saja, versi terbaru seperti iOS 17.4 sudah pasti mendukung.
Pembaruan ini membawa tidak hanya fitur baru tetapi juga perbaikan keamanan penting.
Bagaimana cara mengecek dan memperbarui? Ikuti langkah sederhana ini:
- Buka aplikasi Pengaturan di layar utama.
- Gulir ke bawah dan pilih Umum.
- Ketuk opsi Pembaruan Perangkat Lunak.
- Sistem akan mengecek ketersediaan pembaruan.
- Jika ada, ikuti petunjuk untuk mengunduh dan menginstal.
Sebelum memulai, pastikan koneksi internet Anda stabil. Sangat disarankan untuk mencadangkan data terlebih dahulu.
Jika ponsel Anda belum diperbarui, segera lakukan. Anda akan mendapatkan banyak peningkatan selain kemudahan membuka kunci.
Pastikan kedua prasyarat ini terpenuhi sebelum mencoba mengaktifkan fiturnya.
Cara Mengaktifkan Face ID dengan Masker di iPhone

Mari kita langsung praktikkan cara mengaktifkan fitur canggih ini di perangkat Anda. Panduan ini akan memandu Anda dari awal hingga selesai.
Prosesnya sangat mudah dan hanya membutuhkan waktu singkat. Pastikan Anda sudah memeriksa kompatibilitas perangkat seperti dijelaskan sebelumnya.
Setelah fitur ini dihidupkan, Anda bisa membuka kunci ponsel dengan memakai penutup wajah. Rasakan sendiri kemudahan yang ditawarkan.
Langkah 1: Masuk ke Pengaturan & Kode Akses
Pertama, temukan ikon Pengaturan di layar utama perangkat Anda. Aplikasi ini adalah pusat kendali untuk semua setelan.
Ketuk untuk membuka settings app. Setelah terbuka, gulir layar ke bawah secara perlahan.
Cari dan pilih opsi yang bertuliskan “Face ID & Kode Akses”. Anda akan diminta untuk memasukkan kode sandi keamanan.
Ini adalah langkah standar untuk melindungi data pribadi Anda. Silakan enter passcode Anda saat diminta.
Langkah 2: Aktifkan Opsi “Gunakan Face ID dengan Masker”
Setelah berhasil masuk, Anda akan melihat berbagai pengaturan terkait sistem pengenalan wajah. Gulir sedikit ke bawah.
Di sana, Anda akan menemukan toggle baru bernama “Gunakan Face ID dengan Masker”. Opsi ini mungkin sebelumnya tidak aktif.
Geser tombol tersebut ke posisi aktif (warna hijau). Dengan mengaktifkan option ini, sistem akan berfokus memindai area mata Anda.
Ini memungkinkan autentikasi meskipun bagian bawah wajah tertutup. Anda sekarang selangkah lebih dekat untuk use face ID dengan lebih fleksibel.
| Langkah | Tindakan | Hasil yang Diharapkan |
|---|---|---|
| 1 | Buka Settings, pilih Face ID & Kode Akses, masukkan passcode. | Masuk ke menu pengaturan keamanan biometrik. |
| 2 | Aktifkan toggle “Gunakan Face ID dengan Masker”. | Fitur pengenalan dengan penutup wajah dihidupkan. |
| 3 | Ikuti proses pemindaian ulang wajah. | Sistem menyimpan data referensi baru untuk digunakan saat wearing mask. |
Langkah 3: Ikuti Proses Pemindaian Wajah
Setelah mengaktifkan toggle, sistem biasanya akan langsung memandu Anda. Anda ‘ll need melepas penutup mulut dan hidung untuk tahap ini.
Pemindaian wajah penuh tetap diperlukan sebagai data acuan utama. Pastikan Anda berada di tempat dengan pencahayaan yang baik.
Ikuti animasi lingkaran yang muncul di layar. Gerakkan kepala Anda secara perlahan hingga lingkaran tersebut terisi penuh.
Proses ini hanya berlangsung beberapa detik. Setelah selesai, Anda akan mendapatkan konfirmasi.
Sekarang, coba kenakan face mask Anda kembali. Arahkan ponsel ke wajah seperti biasa untuk mencoba unlock iphone.
Seharusnya, kunci akan terbuka dengan lancar. Jika belum, pastikan Anda melihat langsung ke sensor depan.
Selamat! Anda telah berhasil mengatur perangkat untuk use dalam situasi sehari-hari yang lebih praktis.
Tips Khusus Jika Anda Pengguna Kacamata
Pengguna kacamata, jangan khawatir! Kemampuan baru ini juga dirancang untuk bekerja bersama lensa Anda.
Hanya diperlukan sedikit pengaturan tambahan. Setelahnya, Anda bisa menikmati kemudahan yang sama.
Kami akan memandu Anda melalui proses sederhana ini. Dengan begitu, kenyamanan Anda akan semakin maksimal.
Cara Menambahkan Pemindaian untuk Kacamata Baca
Sistem pengenalan biometrik ini berfokus pada area di sekitar mata Anda. Keberadaan lensa dapat sedikit mengubah cara cahaya ditangkap sensor.
Oleh karena itu, pemindaian khusus untuk kacamata Anda diperlukan. Proses ini memastikan akurasi tetap tinggi.
Ikuti langkah-langkah mudah berikut untuk menambahkan data kacamata Anda:
- Pastikan fitur utama “Gunakan dengan Penutup Wajah” sudah aktif.
- Buka Pengaturan > Face ID & Kode Akses.
- Gulir ke bawah dan ketuk opsi “Tambahkan Kacamata”.
- Kenakan kacamata Anda, lalu ikuti proses pemindaian wajah seperti biasa.
- Putar kepala Anda dengan perlahan hingga lingkaran terisi penuh.
Lakukan proses ini untuk setiap pasang kacamata yang sering Anda gunakan. Misalnya, kacamata baca dan kacamata untuk bekerja.
Dengan cara ini, sistem akan memiliki lebih banyak data referensi. Ini adalah salah satu features cerdas untuk meningkatkan pengalaman.
| Jenis Kacamata | Kompatibilitas dengan Fitur | Tindakan yang Diperlukan | Tingkat Keberhasilan Umum |
|---|---|---|---|
| Kacamata Baca (Clear Lenses) | Tinggi | Pemindaian tambahan wajib dilakukan. | Sangat Baik |
| Kacamata Anti-Silau (AR Coating) | Tinggi | Pemindaian tambahan disarankan. | Baik |
| Kacamata Photochromic | Sedang | Uji coba dalam berbagai kondisi cahaya. | Cukup |
| Kacamata Hitam (Gelap) | Tidak Mendukung | Tidak ada pemindaian yang tersedia. | Tidak Berfungsi |
Mengapa Kacamata Hitam Masih Menjadi Kendala?
Sayangnya, lensa yang terlalu gelap masih menjadi penghalang. Sistem tidak dapat melihat detail mata Anda dengan jelas.
Area mata adalah kunci autentikasi untuk fitur ini. Kacamata hitam yang gelap mengaburkan pandangan sensor.
Bahkan teknologi canggih pun masih kesulitan dengan gaya yang terlalu cool ini. Jangan khawatir, ada solusinya.
Jika Anda sedang memakai penutup mulut dan hidung sekaligus kacamata hitam, coba way ini. Gunakan fitur buka kunci dengan Apple Watch yang akan dibahas nanti.
Alternatifnya, Anda bisa melepas kacamata hitam sejenak saat membuka kunci. Setelah itu, kenakan kembali.
Untuk kacamata photochromic yang berubah gelap di luar ruangan, lakukan uji coba. Coba apakah sistem masih mengenali Anda dalam berbagai kondisi cahaya.
Dengan memahami batasan ini, Anda bisa memilih metode yang paling praktis. Kenyamanan Anda tetap menjadi prioritas.
Batasan dan Hal yang Perlu Diperhatikan
Meski sangat membantu, ada beberapa hal penting yang perlu Anda ketahui sebelum bergantung sepenuhnya pada kemampuan baru ini.
Memahami batasannya akan membuat pengalaman Anda lebih mulus dan bebas kekecewaan.
Fitur ini dirancang untuk kenyamanan membuka kunci sehari-hari. Namun, dalam beberapa situasi khusus, performanya mungkin sedikit berbeda.
Sudut Penguncian yang Lebih Sensitif
Saat Anda ‘re wearing penutup wajah, sistem hanya mengandalkan area di sekitar eyes Anda untuk autentikasi.
Ini membuatnya lebih sensitif terhadap sudut pandang. Anda perlu mengarahkan ponsel lebih tepat ke wajah dibandingkan saat menggunakan pengenalan wajah penuh.
Mencoba membuka kunci dari posisi yang sangat miring, misalnya dari samping atau bawah, kemungkinan gagalnya lebih tinggi.
Sensor TrueDepth perlu melihat mata Anda dengan jelas sebelum proses berhasil.
Berikut tips sederhana untuk meningkatkan keberhasilan:
- Biasakan mengangkat ponsel lebih lurus ke arah depan wajah.
- Pastikan cahaya cukup dan tidak membuat silau pada lensa sensor.
- Jika gagal, coba dekatkan perangkat sedikit atau sesuaikan sudutnya.
Perbandingan Keakuratan dengan Pengenalan Wajah Biasa
Apple sendiri menyatakan bahwa sistem biometrik mereka “paling akurat” ketika diatur untuk mengenali seluruh wajah.
Analisis wajah parsial, meski canggih, memiliki data referensi yang lebih sedikit. Bagaimana perbandingan praktisnya?
| Aspect | Pengenalan Wajah Biasa (Tanpa Penutup) | Pengenalan dengan Penutup Mulut & Hidung |
|---|---|---|
| Area Pemindaian | Seluruh struktur wajah | Utama area mata dan sekitarnya |
| Fleksibilitas Sudut | Lebih toleran | Lebih sensitif (harus lebih lurus) |
| Kecepatan | Sangat cepat | Cepat, bisa sedikit lebih lama dalam kondisi cahaya kurang ideal |
| Penggunaan dengan Kacamata | Mudah dengan pemindaian tambahan | Sama, tetapi kacamata hitam gelap tetap tidak didukung |
Lalu, bagaimana dengan keamanannya? Dalam pengujian, ponsel tidak bisa dibuka oleh orang asing yang menggunakan face mask.
Risiko potensial yang sangat kecil mungkin ada pada anggota keluarga dengan kemiripan area mata yang sangat kuat.
Nada kami adalah waspada, bukan menakut-nakuti. Fitur ini tetap sangat aman untuk aktivitas sehari-hari.
Untuk transaksi sensitif seperti pembayaran dengan Apple Pay, pertimbangkan lapisan keamanan ekstra.
Jika memungkinkan, lepaskan penutup mulut sejenak atau gunakan passcode Anda. Ini memastikan autentikasi pada tingkat tertinggi.
Penekanannya, keakuratan fitur ini masih sangat tinggi untuk sebagian besar skenario. Ia hadir untuk memecahkan masalah praktis.
Jika Anda merasa kurang nyaman atau akurasinya tidak memuaskan, Anda selalu bisa menonaktifkannya.
Kembali ke pengaturan Face ID & Kode Akses dan matikan opsi “Gunakan dengan Penutup Wajah”.
Setelah itu, sistem akan kembali menggunakan metode pengenalan wajah penuh atau meminta kode akses.
Alternatif: Tetap Pakai Masker & Kacamata Hitam dengan Apple Watch
Ketika fitur biometrik utama menemui batasannya, perangkat lain dalam ekosistem Apple bisa mengambil alih.
Solusi tangguh ini sangat cocok untuk pengguna setia jam tangan pintar. Ia juga menjadi penyelamat bagi mereka yang sering memakai kombinasi penutup wajah dan kacamata hitam gelap.
Fitur Buka Kunci dengan Apple Watch telah ada sejak pembaruan perangkat lunak lama. Namun, fungsinya menjadi sangat relevan di situasi saat ini.
Cara Setup “Buka Kunci dengan Apple Watch”
Sebelum memulai, pastikan perangkat Anda memenuhi prasyarat. Anda akan perlu iPhone dengan iOS 14.5 atau lebih baru.
Jam tangan Anda juga harus menjalankan watchOS 7.4 atau versi terbaru. Lakukan update jika belum.
Setelah itu, ikuti panduan langkah demi langkah ini:
- Buka aplikasi Pengaturan (Settings) di ponsel Anda.
- Pilih opsi Face ID & Kode Akses. Masukkan face passcode Anda saat diminta.
- Gulir ke bawah hingga menemukan bagian “Buka Kunci dengan Apple Watch”.
- Di sana, Anda akan melihat nama Apple Watch yang terhubung. Aktifkan toggle di sebelahnya.
Pastikan jam tangan dikenakan, terkunci dengan kode sandinya sendiri, dan berada dalam jangkauan Bluetooth.
Setelah diaktifkan, pengalamannya terasa ajaib. Angkat ponsel yang terkunci sambil memakai face mask.
Apple Watch akan memberikan getaran halus di pergelangan tangan. Secara instan, layar ponsel Anda akan terbuka.
Notifikasi juga muncul di jam tangan. Ia memberi Anda tombol untuk segera mengunci ponsel jika yang membuka adalah orang lain.
Kapan Metode Ini Lebih Unggul?
Metode ini bersinar dalam situasi spesifik. Pertama, ketika Anda memakai penutup mulut dan kacamata hitam secara bersamaan.
Sistem pengenalan area mata tidak bisa menembus lensa gelap. Di sinilah Apple Watch menjadi pahlawan.
Kedua, bagi pemilik model lama seperti iPhone 11 atau Pro Max seri sebelumnya. Fitur pengenalan dengan penutup wajah tidak didukung.
Ini adalah satu-satunya cara praktis untuk unlock iPhone tanpa memasukkan kode sandi setiap saat.
Namun, penting untuk memahami batasannya. New feature ini hanya untuk membuka kunci layar awal.
| Aspek Perbandingan | Buka Kunci dengan Apple Watch | Face ID dengan Penutup Wajah |
|---|---|---|
| Tujuan Utama | Membuka kunci layar ponsel saat biometrik utama terhalang. | Mengautentikasi pemilik untuk membuka kunci dan otorisasi lainnya. |
| Prasyarat Perangkat | iPhone (iOS 14.5+), Apple Watch (watchOS 7.4+). | iPhone 12 ke atas, iOS 15.4 atau lebih baru. |
| Kompatibel dengan Kacamata Hitam? | Ya, sepenuhnya. | Tidak, karena menghalangi area mata. |
| Dapat digunakan untuk Apple Pay? | Tidak. Hanya untuk membuka kunci layar. | Ya, bisa mengautentikasi pembayaran. |
| Dapat login ke aplikasi bank? | Tidak. | Ya, selama aplikasi mendukung biometrik. |
Seperti terlihat di tabel, metode jam tangan tidak bisa mengautentikasi transaksi Apple Pay. Ia juga tidak berlaku untuk login di aplikasi pihak ketiga yang membutuhkan verifikasi.
Untuk keperluan itu, Anda tetap membutuhkan pengenalan wajah atau iphone face passcode biasa.
Jadi, pilih alat yang tepat untuk situasi yang tepat. Gunakan Apple Watch untuk kemudahan membuka layar di kondisi sulit.
Anda bisa tetap bergaya dengan kacamata hitam favorit tanpa repot. Untuk hal lain yang membutuhkan keamanan tinggi, andalkan fitur biometrik utama.
Dengan dua opsi ini, Anda sudah memiliki solusi komprehensif. Aktivitas harian menjadi lebih lancar dan aman.
Kesimpulan
Pembaruan perangkat lunak terbaru membawa solusi elegan untuk masalah sehari-hari. Kemampuan biometrik untuk bekerja dengan penutup wajah adalah penyegar udara yang sangat dinanti.
Pastikan ponsel Anda kompatibel, yaitu seri 12 atau 13, dan telah menjalankan software update terbaru. Mengaktifkannya sangat mudah melalui aplikasi Pengaturan, masuk ke opsi terkait, dan hidupkan toggle-nya.
Fitur ini sangat nyaman untuk membuka kunci, meski mungkin memerlukan sudut penglihatan yang lebih baik. Bagi pengguna kacamata, lakukan setup tambahan. Untuk kacamata hitam, Apple Watch adalah alternatif pelengkap yang kuat.
Coba segera dan rasakan kemudahannya. Anda tidak perlu lagi bergantung pada kode sandi setiap saat atau merasa risih di tempat umum.
Teknologi hadir untuk memudahkan hidup. Bagikan pengalaman Anda dengan fitur baru ini!



