Fakta TI 2021: Prize Pool $40 Juta Murni dari Crowdfunding Battle Pass!

Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana sebuah turnamen game bisa mengumpulkan puluhan juta dolar hanya dari para penggemar?
The International dikenal sebagai puncak kompetisi Dota 2 dan ikon esports yang selalu menarik perhatian dunia. Keunikan TI tahun ini bukan sekadar angka besar, melainkan sumbernya: model crowdfunding lewat Battle Pass yang menyalurkan 25% penjualan ke prize pool.
Angka kuncinya memang mencengangkan — total US$40.018.195 yang lahir dari base fund dan kontribusi komunitas. Artikel ini akan membedah dari mana uang itu datang, evolusi Compendium ke Battle Pass, pengaruh COVID-19, format turnamen, serta kisah tim dan pemain yang membuat momen TI begitu bersejarah.
Setelah membaca, Anda akan paham mekanisme prize pool, peran penggemar dalam model bisnis, dan alasan kenapa the international tetap jadi sorotan besar dalam dunia game kompetitif.
Intisari
- TI menghasilkan total prize pool US$40.018.195 melalui skema crowdfunding.
- 25% penjualan Battle Pass menjadi mesin utama pertumbuhan hadiah.
- The international adalah turnamen puncak Dota 2 dan sorotan esports dunia.
- Artikel membahas sumber dana, evolusi Compendium ke Battle Pass, dan dampak pandemi.
- Pembaca akan mengerti mekanisme, format turnamen, dan cerita tim pemain.
Gambaran singkat The International 2021 dan kenapa jadi sorotan dunia esports
The International muncul sebagai penutup musim Dota Pro Circuit yang memadatkan semua hasil dan rivalitas menjadi satu panggung besar. Edisi ke-10 ini menegaskan status acara sebagai momen puncak bagi komunitas game global.
TI sebagai puncak Dota Pro Circuit dan magnet perhatian penggemar
Sepanjang musim, hasil di regional leagues dan majors mengukur kekuatan tim. Semua itu bermuara ke satu acara di mana reputasi dan titel diperebutkan.
Aegis of Champions dan tradisi produksi event membuat penggemar menantikan tiap tahun, karena pengalaman menonton dan cerita kompetitifnya selalu intens.
Kenapa angka prize pool selalu jadi headline global
Selain trofi, headline media kerap fokus pada besaran hadiah. Angka prize pool sering dibandingkan dengan olahraga konvensional, sehingga menarik perhatian dunia dan menambah prestige turnamen.
- 12 tim undangan lewat poin DPC,
- 6 tim dari regional qualifiers (NA, SA, WEU, EEU, China, SEA),
- Format ini memastikan kompetisi benar-benar internasional.
Lebih dari sekadar uang, yang dipertaruhkan adalah nama baik pemain, organisasi, dan region. Setelah memahami mengapa acara ini penting, selanjutnya kita akan membedah angka prize pool dan asal-usulnya.
Fakta TI 2021: Prize pool $40.018.195 dan sumber dananya
Angka total hadiah ini menunjukkan keterkaitan kuat antara konten dalam game dan dana kompetisi. Berikut penjelasan singkat tentang pembagian modal dan kontribusi komunitas.
Base fund vs kontribusi komunitas
Valve menyediakan modal awal sebesar US$1.600.000 sebagai base prize. Sisanya, sebesar US$38.418.195, datang dari pembelian komunitas.
Skema 25% penjualan Battle Pass
Setiap pembelian battle pass menyumbang 25% dari nilai transaksi ke pool hadiah. Mekanisme ini mengubah pembelian item menjadi dukungan langsung untuk turnamen.
Apa arti “murni dari crowdfunding”
Frasa ini menegaskan bahwa sebagian besar prize benar-benar berawal dari penggemar. Model ini memberi rasa kepemilikan kepada pemain dan insentif bagi Valve untuk menjaga kualitas event.
- Base prize: US$1.600.000
- Kontribusi dari battle pass: US$38.418.195
- Total prize pool: US$40.018.195
Dengan transparansi angka, diskusi soal monetisasi jadi lebih berdasar data. Selanjutnya kita lihat sejarah model ini dari Compendium ke battle pass modern.
Battle Pass sebagai mesin crowdfunding: pelajaran dari era Compendium hingga TI10
Transformasi konten dalam game mengubah cara komunitas mendanai turnamen besar. Peralihan ini bermula dari eksperimen dan perlahan jadi model yang stabil.
Awal mula dan evolusi
Compendium pertama muncul pada TI3 sebagai buku digital interaktif. Fitur ini membuka jalur crowdfunding langsung dari pemain.
Sejak TI6, Valve mengganti Compendium dengan battle pass yang menawarkan quest, achievement, dan reward. Sistem ini menetapkan 25% pendapatan untuk prize pool, sehingga kontribusi komunitas menjadi andalan.
Stabilitas model dan rekor sebelumnya
Battle pass terbukti lebih stabil dalam menumbuhkan pool hadiah dibanding format sebelumnya. Sebelum lonjakan, rekor tercatat pada TI9 dengan US$34.330.068 sebagai tolok ukur.
Implikasi untuk industri
Model ini kini jadi studi kasus bagi pengembang game dan penyelenggara esports. Namun, tidak semua turnamen bisa meniru tanpa basis pemain dan budaya dukungan seperti the international.
Pelajaran pentingnya bukan sekadar mengumpulkan dana, melainkan membuat penggemar merasa kontribusinya berdampak nyata di panggung dunia.
Dampak COVID-19: penundaan jadwal dan perpindahan venue yang mengubah TI 2021
Perubahan jadwal dan lokasi jadi cerita besar di balik gelaran the international kali ini.
Timeline perubahan: dari Stockholm ke Bucharest (Arena Națională)
Awalnya acara direncanakan 18–23 Agustus 2020 di Avicii Arena, Stockholm. Karena pandemi, jadwal ditunda dan rencana bergeser ke 5–15 Agustus 2021.
Akhirnya keputusan final memindahkan lokasi ke Arena Națională, Bucharest. Turnamen berlangsung 7–17 Oktober 2021 sebagai langkah penyesuaian terhadap kondisi global.
TI pertama di venue outdoor dan dinamika event offline di masa pandemi
Perpindahan venue dipengaruhi izin acara, regulasi perjalanan, dan ketidakpastian kesehatan publik. Faktor ini biasa mengubah kalender esports dunia.
Arena Națională jadi venue outdoor pertama untuk ajang tersebut. Suasana produksi dan pengalaman penonton terasa berbeda dibanding hall indoor sebelumnya.
Perbedaan itu berdampak pada tata lampu, suara, dan jarak antar penonton. Hal teknis memaksa tim produksi beradaptasi cepat agar kualitas siaran tetap tinggi.
- Adaptasi tim dan pemain terhadap perjalanan dan protokol kesehatan menjadi faktor penting.
- Pengaturan ulang jadwal memengaruhi persiapan strategi dan ritme kompetisi.
Setelah jelas soal “di mana” dan “kapan”, selanjutnya kita bahas bagaimana format turnamen berjalan dari hari ke hari.
Format turnamen TI10: dari group stage sampai grand final
Susunan pertandingan memaksa tim menjaga konsistensi selama fase grup dan kesiapan saat masuk bracket double-elimination.
Group stage dan jalur ke upper atau lower
Group stage berlangsung 7–10 Oktober, dengan dua grup masing-masing berisi 9 tim. Semua seri memakai format round robin Bo2.
Empat tim teratas melaju ke upper bracket. Peringkat 5–8 masuk ke lower bracket. Sisanya langsung eliminasi.
Aturan tiebreaker divider
Jika ada tie dua tim yang menentukan posisi, maka diadakan Bo3 sebagai divider. Untuk tie tiga tim atau lebih, aturan memakai Bo1 round robin.
Proses diulang sampai posisi untuk upper atau lower dan eliminasi jelas.
Main event: bracket double-elimination dan sistem pick lawan
Main event (12–17 Oktober) menggunakan bracket double-elimination dengan 16 tim. Juara grup di upper round 1 bisa memilih lawan dari peringkat 3/4 grup lawan.
Peringkat 5 memilih lawan dari posisi 7/8 untuk lower round 1. Sistem pick lawan menambah lapisan strategi sebelum draft game dimulai.
| Fase | Tanggal | Format Seri | Catatan |
|---|---|---|---|
| Group Stage | 7–10 Okt | Bo2 round robin | 2 grup x 9 tim; top4 → upper bracket |
| Main Event | 12–17 Okt | LB R1 Bo1, Umumnya Bo3, Grand Final Bo5 | Bracket double-elimination; pick lawan oleh seed tinggi |
| Divider | Saat diperlukan | Two-way Bo3 / Three+ Bo1 RR | Putuskan upper/lower atau eliminasi |
Dengan gambaran ini, pembaca akan lebih mudah mengikuti alur bracket, memahami tekanan tiap seri, dan menangkap momen kunci menuju grand final.
Peta kekuatan tim dan region: siapa yang paling diunggulkan saat itu

Memetakan kekuatan tiap tim memberi konteks pada setiap seri yang terasa mengejutkan di panggung besar.
Tim undangan lewat poin DPC umumnya dianggap paling stabil karena konsistensi sepanjang musim. Nama seperti PSG.LGD, Invictus Gaming, Team Secret, Evil Geniuses, dan Vici Gaming sering masuk daftar unggulan.
Sementara itu, jalur qualifier melahirkan kejutan. Team Spirit, OG, dan Fnatic datang dengan status berbeda: sebagian underdog, sebagian mantan juara yang masih berbahaya.
China memberi pengaruh besar. Banyak pemain dan organisasi dari sana membuat gaya draft, tempo, dan meta kompetitif sering dipengaruhi oleh region ini.
| Tim | Asal | Peran Pra-Event |
|---|---|---|
| PSG.LGD | China | Raksasa, favorit juara |
| Invictus Gaming | China | Pengubah meta, pengalaman panggung |
| Team Spirit | Qualifier (Eropa) | Kejutan, run lower bracket potensial |
| Team Secret | Invited | Strategi fleksibel, drafting kuat |
Memahami peta ini membantu pembaca melihat mengapa beberapa hasil terasa tak terduga. Selanjutnya kita akan menyelami alur bracket yang menentukan nasib tiap tim.
Alur bracket yang menentukan: dari upper bracket hingga lower bracket final
Bracket main event jadi arena di mana setiap kekeliruan bisa mengubah favorit jadi underdog. Tekanan meningkat setiap ronde, dan satu seri bisa merombak peta kandidat juara.
Momen kunci di upper bracket yang mengubah peta kandidat juara
Di upper bracket, beberapa tim terlihat dominan pada awalnya. Invictus Gaming menang 2-1 atas Team Spirit, sementara Team Secret menyingkirkan OG 2-0.
PSG.LGD juga menang tipis 2-1 atas T1, dan VP menaklukkan Vici Gaming 2-1. Hasil ini menegaskan betapa rapuhnya posisi favorit bila salah pilih draft.
Run lower bracket Team Spirit: titik balik setelah tak banyak disorot
Setelah kalah di upper, Team Spirit memulai run lower yang menakjubkan. Mereka menyingkirkan Fnatic 2-0, lalu OG 2-0, lalu VP 2-1.
Momentum terus naik ketika Team Spirit mengalahkan invictus gaming 2-0, lalu menuntaskan perjalanan dengan menaklukkan Team Secret 2-1 di lower bracket final.
Derby raksasa: Team Spirit vs Invictus Gaming dan Team Spirit vs Team Secret
Rivalitas melahirkan momen yang sering disebut fans sebagai bukti hebat nya performa. Seri melawan invictus gaming mengubah persepsi banyak pengamat.
Pertemuan melawan Team Secret jadi uji mental terakhir sebelum final. Jalur lower lebih berat: tak ada ruang untuk kesalahan dan jadwal sangat padat.
| Fase | Hasil Penting | Makna |
|---|---|---|
| Upper Bracket R1 | iG 2-1 Team Spirit | Menunjukkan fragilitas favorit |
| Upper Bracket | Team Secret 2-0 OG | Stabilitas drafting |
| Lower Bracket | Team Spirit run (Fnatic → OG → VP → iG → Team Secret) | Kebangkitan dan adaptasi draft |
Gerak bracket inilah yang mengantar pada final impian antara favorit besar dan underdog yang bangkit dari kerasnya jalur bawah.
Grand final PSG.LGD vs Team Spirit: kenapa hasil Bo5 ini terasa “sejarah”

Seri penutup menyuguhkan duel taktis yang membuat penonton terpaku. Pertandingan berformat Bo5 memberi ruang untuk adaptasi draft, perubahan strategi, dan eksekusi berulang.
Skor akhir 3-2 dan momentum yang membalik keadaan
Hasil 3-2 menandai betapa ketatnya grand final. PSG.LGD tampil sebagai tolok ukur kualitas, sementara Team Spirit datang dari lower bracket dengan momentum kuat.
Perubahan mental dan peta sepanjang setiap game menentukan arah seri. Satu kemenangan kecil bisa membalik kepercayaan diri lawan, lalu draft berikutnya menjadi lebih berhati-hati.
| Aspek | PSG.LGD | Team Spirit |
|---|---|---|
| Status pra-final | Favorit, drafting stabil | Momentum lower bracket, adaptif |
| Kunci kemenangan | Eksekusi timfight, pengalaman | Rotasi cepat, keberanian pick |
| Dampak hasil | Evaluasi taktik | Status baru sebagai acuan meta |
Kemenangan Team Spirit dianggap hebat bukan hanya karena dramanya. Mereka menaklukkan rintangan panjang sebelum raih gelar, lalu mengubah posisi mereka di peta dunia esports dan game kompetitif.
Fakta individu paling mencolok: Yatoro dan performa carry yang sulit dibaca
Dalam turnamen bertensi tinggi, satu pemain bisa mengubah arah strategi—Yatoro membuktikannya.
Selama event, ia memakai 19 hero berbeda. Angka ini menunjukkan hero pool yang sangat luas.
Sebuah pool lebar memberi keuntungan. Tim lawan tidak bisa mengunci satu atau dua hero saja. Itu membuat draft hingga last pick menjadi medan psikologis.
Fleksibilitas hero pool sebagai alat strategi
Memakai banyak hero memungkinkan Team Spirit menyembunyikan rencana sampai sesi draft terakhir. Ini memaksa rival menebak dan kadang salah pilih.
Tiga Rampage: bukti puncak mekanik
Yatoro mencetak tiga Rampage dengan tiga hero berbeda. Dua di antaranya terjadi saat melawan lawan kuat seperti Invictus Gaming dan Team Secret.
Rampage di laga besar bukan kebetulan. Itu menunjukkan mekanik, positioning, dan kontrol tim yang rapi.
Performa individu ini tidak berdiri sendiri. Fleksibilitas carry berjalan seiring koordinasi support dan shotcalling yang solid.
Di dunia pro, banyak pemain punya comfort hero. Kasus Yatoro menegaskan nilai adaptasi meta pada level tertinggi.
Selanjutnya artikel beralih ke cerita regional dan kebanggaan Indonesia lewat Xepher dan Whitemon.
Kebanggaan Indonesia di TI 2021: Xepher dan Whitemon tembus main event
Keterlibatan Xepher dan Whitemon di panggung utama memberi arti berbeda bagi komunitas lokal. Dua pemain itu tampil bersama T1 di main event, sebuah pencapaian yang mengangkat nama Indonesia di turnamen global.
Perjalanan T1: naik-turun di bracket dan pelajaran dari panggung dunia
T1 kalah 1-2 dari PSG.LGD pada upper bracket R1, lalu bangkit menang 2-0 atas Alliance di lower bracket R2. Perjalanan mereka berakhir setelah kekalahan 1-2 melawan Vici Gaming di lower bracket R3.
Polanya menunjukkan fluktuasi yang wajar di level atas. Melawan tim besar seperti Vici Gaming dan Evil Geniuses memberi standar baru soal persiapan draft, scrim, dan ketahanan mental.
Dampak ke skena game Dota 2 Tanah Air dan harapan talenta berikutnya
Eksposur di event ini memicu minat bermain dan diskusi komunitas. Banyak pemain muda melihat tembus main event sebagai tolok ukur dan motivasi.
- Benchmark: tembus main event jadi target realistis.
- Pelajaran: disiplin scrim dan draft lebih menentukan hasil di bracket.
- Dampak: peningkatan partisipasi di turnamen lokal dan online.
Pengalaman T1 memperkuat pesan bahwa satu penampilan di panggung besar bisa mengubah aspirasi komunitas game di Indonesia.
Kesimpulan
Kesimpulan: ringkasan data dan cerita berujung pada satu pelajaran sederhana. Total hadiah mencapai US$40.018.195, dengan modal awal US$1,600,000 dan kontribusi komunitas lewat 25% penjualan Battle Pass sebagai penggerak utama.
Perubahan jadwal dan pindah lokasi ke Bucharest (7–17 Oktober) membuktikan event terbesar pun harus adaptif. Format group Bo2 dan main event double-elimination memberi ruang bagi tim yang cepat belajar untuk naik kelas.
Perjalanan Team Spirit yang menjuarai lewat skor 3-2 menunjukkan bahwa momentum dan adaptasi sering mengalahkan prediksi. Untuk memahami kenapa turnamen ini dianggap standar emas, lihat juga penjelasan lengkap soal prize pool dan model pendanaan di sumber ini.
Takeaway: kombinasi model pendanaan, format kompetisi, dan cerita pemain lah yang membuat momen di panggung game tetap ikonik dan berpengaruh ke industri.




