Donald Trump Dinilai Tidak Konsisten, Amerika Serikat Menghadapi Situasi Buntu

Keputusan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dalam menangani isu Iran baru-baru ini menarik perhatian banyak pihak, termasuk pejabat senior dari Gerakan Perlawanan Rakyat Ansarullah yang berbasis di Yaman. Seorang pejabat dari Ansarullah mengungkapkan bahwa ketidakpastian sikap Trump menunjukkan bahwa ia terjebak dalam kebuntuan, terutama mengingat keteguhan Iran yang terus menolak berbagai tekanan dari pihak AS.
Wakil Kepala Otoritas Media Ansarullah, Nasr al-Din Amer, berpendapat bahwa penolakan Iran untuk terlibat dalam negosiasi dengan AS menunjukkan posisi yang lebih menguntungkan bagi Tehran. Diketahui bahwa Iran bersedia untuk melanjutkan perundingan hanya jika AS menghentikan blokade terhadap pelabuhan dan kapal-kapal mereka.
“Penolakan tersebut mencerminkan kekuatan posisi mereka saat ini. Di sisi lain, langkah cepat Amerika untuk mengunjungi Islamabad sebelum Iran sepakat untuk melanjutkan perundingan dan memperpanjang gencatan senjata justru menunjukkan bahwa Trump terperangkap dalam situasi yang tidak menguntungkan,” ungkapnya, merujuk pada laporan di laman presstv.ir, pada Rabu, 22 April 2026.
Media di Amerika Serikat juga melaporkan secara luas mengenai kunjungan pejabat tinggi AS ke ibu kota Pakistan, meskipun Iran telah menegaskan penolakannya dengan jelas.
Pada hari yang sama, di tengah penolakan Iran yang terus berlanjut terhadap tawaran untuk bernegosiasi, Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata selama dua minggu. Gencatan senjata ini sebelumnya ia deklarasikan pada tanggal 7 April, pasca Iran memberikan respons tegas terhadap agresi yang dilakukan oleh AS dan Israel.
Amer juga menyatakan bahwa tuduhan Trump mengenai adanya perpecahan internal di kalangan pengambil keputusan Iran adalah tidak benar. Menurutnya, ini hanya merupakan upaya untuk menjaga citra Trump yang sudah mulai merosot.
Ia menegaskan bahwa keputusan-keputusan yang diambil oleh Trump yang terlihat tidak seimbang mencerminkan betapa sulitnya situasi yang sedang dihadapinya saat ini.




