kpkgg
lifestyle

Toni RM Menanggapi Video Call Ruben Onsu Bersama Pria Y yang Diunggah Sarwendah

Toni RM, seorang praktisi hukum, memberikan komentarnya mengenai tindakan Ruben Onsu yang melaporkan kasus pencemaran nama baik ke Polda Metro Jaya. Laporan tersebut muncul setelah terungkapnya rekaman video call Ruben dengan seorang pria yang dikenal sebagai Pria Y.

Toni menjelaskan bahwa pencemaran nama baik diatur dalam Pasal 27 A UU ITE. Dalam pasal ini dinyatakan bahwa setiap individu yang dengan sengaja menyerang kehormatan atau nama baik orang lain, dengan cara menuduhkan hal tertentu, dapat dikenakan sanksi hukum. “Tuduhan tersebut harus diketahui oleh publik agar dapat dianggap sebagai pencemaran nama baik,” ungkap Toni kepada wartawan.

Untuk dapat dikenakan tuntutan pencemaran nama baik, konten yang diunggah harus disertai dengan tuduhan yang jelas. Toni menyebutkan bahwa tuduhan bisa terdapat dalam isi video itu sendiri atau dalam keterangan yang menyertainya. “Jika video tersebut hanya menampilkan kejadian apa adanya tanpa ada tuduhan, maka tidak bisa dikenakan pasal pencemaran nama baik,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa agar sebuah unggahan dapat dijerat dengan pasal pencemaran nama baik, harus ada tuduhan yang merugikan. Contohnya, tuduhan yang menyatakan seseorang melakukan tindakan kriminal seperti mencuri, merampok, atau korupsi. “Tanpa ada unsur tuduhan tersebut, tidak ada dasar untuk menuntut,” jelasnya lebih lanjut.

Toni juga menyoroti unggahan Sarwendah, yang belakangan ini menjadi sorotan. Ia mengatakan, “Kita harus menilai apakah unggahan itu mengandung tuduhan atau fitnah. Dari yang saya lihat, video yang diunggah hanya menampilkan keadaan yang sebenarnya, tanpa ada unsur tuduhan.”

Nama Ruben Onsu kembali santer dibicarakan masyarakat, terutama terkait perseteruannya dengan mantan istrinya, Sarwendah. Konflik antara keduanya semakin memanas dan menjadi topik hangat di berbagai kalangan.

Awalnya, perseteruan antara Ruben dan Sarwendah berfokus pada masalah hak asuh anak. Ruben mengungkapkan kesulitan dalam bertemu dengan anak-anak mereka, sedangkan Sarwendah menyatakan bahwa ia tidak pernah melarang anak-anak untuk bertemu dengan Ruben. Menurutnya, justru anak-anaklah yang menolak untuk bertemu.

Tensi dalam perseteruan ini semakin meningkat, merembet ke berbagai isu lain. Saling serang di media sosial pun tak terhindarkan, menambah kerumitan situasi yang sudah ada.

Baru-baru ini, Sarwendah mengunggah rekaman video call antara Ruben Onsu dan Pria Y di akun Instagram-nya. Unggahan tersebut langsung menarik perhatian publik dan menjadi viral di berbagai platform media sosial.

Tak lama setelah video tersebut viral, Pria Y, sosok yang terekam dalam video call dengan Ruben, muncul ke publik. Kemunculannya cukup mengejutkan, mengingat ia tampil terbuka dan berani dalam situasi yang sedang hangat ini.

Related Articles

Back to top button