kpkgg
otomotif

BYD Atto 1 Terbaru Kini Tersedia di Diler Resmi untuk Konsumen Indonesia

BYD Seagull, yang dikenal dengan nama Atto 1, kini resmi hadir di diler-diler Indonesia, setelah sebelumnya diperkenalkan di pasar China. Mobil listrik kompak ini menawarkan berbagai pembaruan, mulai dari ukuran yang lebih besar hingga peningkatan performa dan teknologi pengisian daya cepat yang memungkinkan pengisian baterai dari 10 persen hingga 97 persen hanya dalam sembilan menit.

Unit terbaru dari BYD Atto 1 telah terlihat dipajang dalam warna oranye yang mencolok di showroom. Pemesanan awal untuk model ini telah dibuka sejak 9 Oktober 2026, dengan biaya tanda jadi sebesar 2.000 yuan, yang sekitar setara dengan Rp4,7 juta. Ini menunjukkan antusiasme yang tinggi dari konsumen terhadap kehadiran mobil listrik yang inovatif ini.

Meskipun harga resmi untuk BYD Seagull generasi kedua belum diumumkan, diperkirakan mobil ini akan dipasarkan dengan harga di bawah 100.000 yuan, atau sekitar Rp235 juta di China. Hal ini menjadikannya sebagai pilihan yang menarik di segmen mobil listrik yang semakin berkembang.

Salah satu perubahan signifikan pada model terbaru ini adalah dimensi kendaraan. BYD Seagull kini memiliki panjang 4.205 mm, lebar 1.810 mm, dan tinggi 1.570 mm, dengan jarak sumbu roda mencapai 2.650 mm. Panjang mobil ini mengalami peningkatan 425 mm dibandingkan generasi sebelumnya, memberikan ruang yang lebih luas bagi penggunanya.

Dengan ukuran yang lebih besar, Seagull generasi kedua menawarkan proporsi yang lebih baik. Namun, mobil ini tetap dirancang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas perkotaan, fokus pada kepraktisan dan kemudahan penggunaan sehari-hari, sehingga cocok bagi konsumen yang mengutamakan efisiensi dalam bertransportasi.

Dari segi desain, BYD Atto 1 tampil dengan pelek hitam berukuran 16 inci, gagang pintu semi-tersembunyi, serta atap yang memberikan efek melayang atau floating roof. Mobil ini juga hadir dengan enam pilihan warna menarik, yaitu oranye, hijau, putih, merah muda, biru, dan abu-abu, memungkinkan konsumen untuk memilih sesuai selera mereka.

Begitu memasuki kabin, pengemudi akan menemukan setir dua palang yang modern dan tuas transmisi yang terletak di belakang setir. Desain interior ini tidak menggunakan panel instrumen digital terpisah, melainkan menampilkan informasi berkendara melalui bagian kiri layar tengah, memberikan kesan yang lebih terintegrasi dan minimalis.

Pada konsol tengah, terdapat fitur pengisi daya ponsel nirkabel, sejumlah tombol fisik untuk kemudahan akses, dan dua tempat gelas untuk kenyamanan pengemudi dan penumpang. Fitur menarik lainnya adalah bagasi depan atau frunk, yang dapat dibuka dan ditutup secara elektrik, menambah tingkat kepraktisan mobil ini.

Dari sisi performa, BYD Seagull generasi kedua dilengkapi dengan motor listrik yang terpasang di roda belakang, yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 95 kW atau setara dengan 127 hp. Ini memberikan akselerasi yang cukup responsif untuk sebuah mobil listrik di segmen ini.

Untuk pilihan kapasitas baterai, tersedia dua opsi, yaitu 30 kWh dan 39,2 kWh. Berdasarkan standar pengujian CLTC yang digunakan di China, jarak tempuh yang dapat dicapai berkisar antara 320 hingga 420 kilometer. Jika merujuk pada standar WLTP, jarak tempuh tersebut akan setara dengan 262 hingga 344 kilometer, menjadikannya pilihan yang menarik bagi pengguna yang membutuhkan mobilitas tinggi.

Related Articles

Back to top button