Jalur Alternatif di Jakarta untuk Menghindari Macet saat 26 Aksi Demo Berlangsung

Jakarta – Dalam rangka menyikapi 26 titik aksi demonstrasi yang berlangsung pada hari Selasa (20/10/26), Polda Metro Jaya telah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk mengantisipasi kemacetan yang mungkin terjadi di berbagai ruas jalan. Upaya ini dilakukan demi menjaga kelancaran aktivitas masyarakat di Ibu Kota.
Sejak pagi, petugas dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, bersama anggota TNI dan Polri, telah dikerahkan untuk memantau dan mengatur arus lalu lintas. Penyesuaian pengaturan kendaraan akan dilaksanakan berdasarkan situasi yang berkembang di sekitar lokasi aksi.
Komisaris Besar Polisi Firman Darmansyah, selaku Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, menjelaskan bahwa langkah-langkah ini diambil untuk memastikan mobilitas masyarakat tidak terhambat meskipun ada kegiatan penyampaian pendapat di berbagai titik.
“Kami telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi agar aktivitas masyarakat tetap dapat berlangsung dengan baik. Pengaturan arus lalu lintas akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan,” ungkap Firman.
Firman menambahkan bahwa jalur alternatif akan tersedia mulai pukul 10.00 WIB hingga seluruh kegiatan selesai. Bagi pengendara yang berangkat dari Simpang Semanggi menuju Slipi atau Tomang, mereka dapat melalui Jalan Sudirman, Benhil, Pejompongan, dan Jalan Letjen S. Parman.
Pengguna Jalan Gatot Subroto juga memiliki pilihan jalur alternatif. Mereka dapat melewati Jalan Gerbang Pemuda, Patal Senayan, Tentara Pelajar, dan berlanjut ke Jalan Letjen S. Parman.
“Pengendara yang berada di Jalan Gatot Subroto bisa menggunakan rute Jalan Gerbang Pemuda, Patal Senayan, Tentara Pelajar, dan Jalan Letjen S. Parman,” jelas Firman.
Bagi mereka yang ingin menuju ke kawasan Monas, polisi juga telah menyiapkan beberapa rute alternatif sesuai dengan arah kedatangan. Pengendara dari Jakarta Barat dapat melalui Jalan Tomang Raya, Suryopranoto, Harmoni, dan akhirnya menuju Monas.
Sementara itu, bagi pengendara yang berangkat dari Jakarta Selatan, mereka bisa melintasi Jalan Tendean, HR Rasuna Said, HOS Cokroaminoto, dan Tugu Tani sebelum lanjut ke Monas.
“Bagi masyarakat yang datang dari arah Jakarta Timur, jalur yang dapat ditempuh adalah Jatinegara, Kramat Raya, dan Tugu Tani sebelum melanjutkan perjalanan ke kawasan Monas,” tambahnya.
Firman mengingatkan agar masyarakat memperhatikan waktu perjalanan dan memeriksa informasi lalu lintas terkini sebelum berangkat. Pengendara juga diminta untuk mengikuti arahan petugas demi menghindari penumpukan kendaraan di area sekitar aksi.
“Kami menghimbau agar warga memperhitungkan waktu perjalanan, memantau informasi lalu lintas terbaru, dan mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama,” tutupnya.



