slot deposit qris depo 10k
berita

Danantara Tunjukkan Kinerja Terbaik, Mengubah Pesimisme Menjadi Optimisme yang Kuat

Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi terhadap inisiatif Danantara dalam menyederhanakan jumlah badan usaha milik negara (BUMN). Menurut Prabowo, langkah ini telah berhasil menghemat biaya overhead lebih dari Rp50 triliun.

Penghematan yang dicapai berasal dari berbagai komponen biaya, seperti gaji direksi serta komisaris, penyewaan gedung, kendaraan, dan juga perjalanan dinas yang sering dilakukan oleh perusahaan-perusahaan milik negara.

“Untuk itu, saya ingin memberikan penghargaan khusus kepada pimpinan Danantara beserta seluruh tim dan jaringannya,” ujar Prabowo dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD RI 2026 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada tanggal 14 Agustus 2026.

Sejak dibentuk, Badan Pengelola Investasi Danantara sempat menghadapi skeptisisme publik. Banyak yang mempertanyakan apakah konsolidasi aset negara dalam Danantara dapat menghasilkan pengelolaan yang lebih produktif.

Kini, sejumlah indikator kinerja mulai memberikan jawaban atas keraguan tersebut. Data terbaru menunjukkan bahwa beberapa BUMN berhasil mencatat pertumbuhan laba yang signifikan di bawah pengelolaan Danantara.

Laporan laba dari berbagai BUMN menunjukkan tren positif. Dalam pidato tahunan di Gedung Parlemen Senayan pada 14 Agustus, Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa laba BUMN mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Misalnya, laba PT Timah meningkat sebesar 804,7%, Pupuk Indonesia naik 253%, Semen Indonesia 196,5%, Pegadaian 84,6%, Pertamina 80%, Pelindo 60,4%, BTN 40,8%, dan Bank Mandiri 24,3%.

Selain itu, terdapat juga kisah sukses dari dua BUMN yang sebelumnya merugi, yaitu Krakatau Steel dan Kimia Farma, yang kini berhasil mencatat laba. Meskipun periode pencatatan laba berbeda, keduanya menunjukkan tren kinerja yang positif.

Hendri Satrio, seorang pengamat komunikasi, mencatat bahwa peran Danantara sangat krusial tidak hanya dalam meningkatkan kinerja BUMN, tetapi juga dalam memulihkan optimisme publik.

“Danantara telah mengambil peran yang sangat penting dalam mendukung pembangunan Indonesia ke depan. Setidaknya selama periode pertama pemerintahan Presiden Prabowo, dan kemungkinan besar akan terus berlanjut di masa depan, mengingat peran strategis yang sedang dijalankan oleh Danantara,” ungkap Hensat, sapaan akrabnya.

Perbaikan kinerja BUMN saat ini bukanlah kebetulan, melainkan hasil dari sejumlah perubahan mendasar dalam pengelolaan yang diterapkan oleh Danantara. Andre Rosiade, Wakil Ketua Komisi VI DPR dari Fraksi Gerindra, memberikan apresiasi terhadap kinerja positif Danantara dalam mereformasi BUMN. “Ini menunjukkan bahwa kerjasama antara Komisi VI DPR RI dan Danantara Aset Manajemen berhasil. Kita saling mendukung untuk memperbaiki BUMN yang ada,” ujar Andre.

Related Articles

Back to top button