Fakta Komprehensif Ruben Onsu Adopsi Thayaka: Dari Momen Spiritual ke Urus Legalitas

Keputusan Ruben Onsu untuk mengadopsi Thayaka Putra Onsu bukan hanya menarik perhatian publik karena kehadiran anggota keluarga baru, tetapi juga karena proses yang melatarbelakanginya. Presenter tersebut menjelaskan bahwa langkah ini diambil berdasarkan panggilan hati, setelah momen refleksi yang mendalam saat menjalani ibadah umrah dan berinteraksi dengan sang bayi.
Di sisi lain, keputusan Ruben untuk mengadopsi Thayaka muncul di tengah sorotan kehidupan pribadinya yang masih hangat, termasuk isu hak asuh anak dengan mantan istrinya, Sarwendah. Hal ini menimbulkan berbagai spekulasi mengenai motivasi di balik keputusan Ruben untuk mengangkat anak laki-laki lagi dan kepastian hukum terkait pengasuhannya.
Kuasa hukum Ruben, Raka Gani Suprapto, menekankan bahwa keputusan ini tidak didasari oleh kepentingan lain. Ia juga menjelaskan bahwa proses adopsi Thayaka telah memenuhi syarat legalitas yang diperlukan.
Ruben Onsu memutuskan untuk mengadopsi seorang bayi laki-laki yang sekarang dikenal sebagai Thayaka Putra Onsu. Menurut penjelasan kuasa hukumnya, keputusan ini merupakan keinginan tulus dari Ruben yang lahir dari hati yang ikhlas.
“Ruben mengadopsi dengan tulus, tanpa ada motif negatif di balik itu,” jelas Raka Gani Suprapto kepada awak media setelah persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu, 21 Oktober 2026.
Raka menambahkan bahwa keputusan untuk mengadopsi adalah hak penuh Ruben sebagai orang tua yang menjalani proses tersebut. Ia juga memastikan bahwa semua aspek formal terkait adopsi telah memiliki landasan legal yang jelas.
“Perihal adopsi anak sepenuhnya adalah kewenangan klien kami, yaitu Ruben. Namun, yang terpenting adalah adopsi ini sudah memenuhi syarat legalitas yang formal,” lanjutnya.
Meskipun demikian, Raka mengaku belum mengetahui secara rinci kapan proses adopsi tersebut dimulai.
“Pak Ruben belum memberikan informasi detail kepada kami. Namun, yang kami ketahui adalah bahwa aspek legalitasnya sudah ada,” ungkapnya.
Ia kembali menegaskan bahwa alasan utama Ruben mengadopsi Thayaka adalah dorongan pribadi untuk memberikan cinta dan perhatian kepada anak tersebut.
Sebelum mengambil keputusan untuk mengadopsi Thayaka, Ruben mengaku mengalami pengalaman spiritual yang mendalam saat menjalankan ibadah umrah. Saat mengikuti kajian di Masjid Nabawi di Madinah, ia mendengarkan pembahasan mengenai pentingnya doa anak bagi orang tua yang telah meninggal dunia.




