slot deposit qris depo 10k
lifestyle

Kuasa Hukum Ruben Onsu Berikan Pernyataan Resmi Terkait Kasus Betrand Peto dan Dugaan Kekerasan Seksual

Jakarta – Betrand Peto kembali menarik perhatian publik setelah munculnya berita mengenai dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) yang dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Di tengah maraknya pemberitaan ini, kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, memberikan klarifikasi terkait situasi yang diketahui oleh pihak keluarga.

Minola menekankan bahwa hingga saat ini, dirinya belum mendapatkan informasi yang benar-benar jelas mengenai perkara ini. Ia juga mengungkapkan bahwa Ruben Onsu belum sepenuhnya memahami persoalan hukum yang dihubungkan dengan Betrand, yang akrab disapa Onyo.

Menurut Minola, timnya masih berupaya mengumpulkan informasi yang diperlukan sebelum mengambil langkah lebih lanjut. Ia juga belum bisa memastikan apakah Betrand adalah pihak terlapor dalam kasus ini atau memiliki posisi berbeda dalam proses hukum yang berlangsung.

“Pertama, Abang masih belum mendapatkan informasi yang pasti. Belum ada kepastian terkait laporan di Polda Metro Jaya, dan Ruben juga tampaknya belum menerima informasi yang jelas dan belum berbicara dengan Onyo mengenai peristiwa yang diduga berkaitan dengan dirinya,” jelas Minola dalam wawancara melalui Zoom dengan media pada Minggu, 13 September 2026.

Minola menambahkan bahwa informasi yang beredar saat ini masih perlu diteliti lebih lanjut. Ia meminta kepada masyarakat untuk tidak buru-buru menyimpulkan kesalahan seseorang hanya berdasarkan adanya laporan kepolisian.

Hal ini berkaitan erat dengan prinsip praduga tidak bersalah. Minola mengingatkan bahwa laporan merupakan langkah awal dalam proses hukum, dan masih ada tahapan selanjutnya untuk memastikan apakah dugaan tindak pidana tersebut benar-benar terbukti.

Selanjutnya, Minola mengungkapkan bahwa Ruben sempat berkomunikasi dengan salah satu teman Betrand. Berdasarkan informasi awal tersebut, Betrand disebutkan tidak terlibat dalam perkelahian yang tengah dibicarakan.

Meski demikian, Minola menegaskan bahwa informasi tersebut hanya berasal dari satu sumber sehingga belum dapat dijadikan sebagai kesimpulan yang pasti.

“Jadi, dari informasi yang diterima Ruben dari temannya Onyo, ada yang menyebutkan bahwa Onyo tidak terlibat dalam perkelahian, karena ia berada di dalam ruangan saat itu. Yang terlibat berkelahi adalah teman-temannya. Lalu, muncul pertanyaan, kenapa Onyo yang dilaporkan?” tambahnya.

Minola menekankan pentingnya menggali informasi lebih dalam sebelum membuat kesimpulan. Ini adalah langkah yang perlu diambil untuk memastikan kejelasan dalam situasi ini.

Sementara itu, pihak Ruben Onsu berkomitmen untuk terus mengikuti perkembangan kasus ini. Mereka berharap agar semua pihak dapat bersikap tenang dan tidak terburu-buru dalam memberikan penilaian.

Dalam situasi yang penuh ketidakpastian ini, penting bagi publik untuk tetap objektif dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Proses hukum harus dihormati, dan setiap individu berhak mendapatkan perlakuan yang adil.

Dengan demikian, Minola menekankan bahwa setiap orang, termasuk Betrand Peto, berhak untuk mendapatkan kesempatan untuk membela diri dan tidak dipandang bersalah sebelum adanya bukti yang jelas.

Dalam dunia yang serba cepat ini, di mana informasi dapat tersebar dengan mudah, penting bagi kita untuk tetap kritis dan bijaksana dalam mengambil keputusan. Mengedepankan asas praduga tidak bersalah adalah bagian dari prinsip keadilan yang harus selalu dijunjung tinggi.

Untuk saat ini, semua pihak masih menunggu perkembangan lebih lanjut mengenai kasus ini. Kuasa hukum Ruben Onsu berjanji akan terus memberikan update kepada publik jika ada informasi terbaru yang bisa dibagikan.

Akhirnya, fokus pada fakta dan bukti yang ada akan menjadi kunci untuk menyelesaikan kasus ini dengan adil. Masyarakat diharapkan dapat bersabar dan tidak terbawa emosi dalam menghadapi berita yang beredar.

Related Articles

Back to top button