slot deposit qris depo 10k
berita

Polsek Papua Dihujani Tembakan, 10 Selongsong Peluru Ditemukan di Lokasi Kejadian

Jakarta – Suasana peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, terganggu oleh insiden penembakan yang mengkhawatirkan.

Pada pagi hari, tepatnya tanggal 17 Agustus 2026, Polsek Asologaima yang terletak di Kampung Kimbim menjadi sasaran tembakan dari orang tak dikenal (OTK). Penembakan tersebut berlangsung sekitar pukul 06.00 WIT dan menimbulkan ketegangan di sekitar lokasi, di mana setidaknya terdengar sepuluh kali rentetan tembakan yang diarahkan ke markas kepolisian tersebut.

Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz, Inspektur Jenderal Polisi Faizal Ramadhani, menyatakan bahwa setelah suara tembakan terdengar, personel Polsek Asologaima bersama Tim Brimob yang bertugas segera meningkatkan kewaspadaan mereka.

“Setelah mendengar suara tembakan, personel Polsek Asologaima dan Brimob yang sedang dalam siaga langsung beradaptasi dengan situasi dan melakukan respons cepat terhadap sumber suara tembakan tersebut,” ungkapnya dalam keterangan resmi yang dirilis pada Rabu, 19 Agustus 2026.

Satgas Operasi Damai Cartenz yang berada di Pos Wamena juga dikerahkan untuk memperkuat pengamanan di sekitar lokasi insiden.

Tim petugas melakukan pemantauan dan penyisiran untuk memastikan situasi tetap terkendali. Berkat upaya tersebut, kondisi mulai membaik dan tidak ada lagi gangguan keamanan yang berarti. Aktivitas masyarakat di sekitar lokasi pun perlahan kembali normal setelah aparat memastikan bahwa situasi aman.

Faizal menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut dan bangunan Polsek Asologaima juga tidak mengalami kerusakan.

“Personel dari Satgas Gakkum Operasi Damai Cartenz juga memberikan dukungan dalam pengamanan saat olah tempat kejadian perkara yang dilakukan oleh personel Satreskrim Polres Jayawijaya. Tim juga meminta keterangan dari sejumlah saksi dan melakukan pemeriksaan di area yang dicurigai sebagai titik asal tembakan,” jelasnya.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), pihak kepolisian menemukan beberapa petunjuk yang kini menjadi fokus penyelidikan. Di sekitar lokasi, petugas menemukan jejak kaki serta sepuluh selongsong peluru berkaliber 5,56 milimeter yang diduga berasal dari senjata yang digunakan dalam penembakan.

Seluruh barang bukti yang ditemukan telah diamankan oleh tim identifikasi dari Satreskrim Polres Jayawijaya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Kami pastikan bahwa personel di lapangan telah mengambil langkah-langkah cepat dan terukur setelah menerima informasi mengenai gangguan tembakan,” tuturnya.

Saat ini, aparat kepolisian masih mengejar informasi lebih lanjut mengenai pelaku penembakan tersebut. Penyelidikan dilakukan dengan menggabungkan hasil olah TKP dan keterangan dari para saksi yang ada di lapangan.

“Kami terus mendalami informasi berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan yang kami peroleh. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum diverifikasi, karena proses penyelidikan masih berlangsung,” tutupnya.

Related Articles

Back to top button