Ruben Onsu Rayakan Ultah ke-43 Bersama Anak, Sarwendah Ajukan Syarat yang Sulit Dipenuhi

Ruben Onsu baru saja merayakan hari ulang tahunnya yang ke-43 pada tanggal 15 Agustus 2026. Momen istimewa ini, meskipun diharapkan menjadi perayaan yang penuh kebahagiaan, ternyata diwarnai oleh isu hukum mengenai hak asuh anak dengan mantan istrinya, Sarwendah. Ia menginginkan kedua putrinya untuk hadir dalam perayaan tersebut, namun situasi ini menjadi rumit.
Permintaan Ruben untuk kehadiran anak-anaknya dalam acara ulang tahunnya disampaikan melalui komunikasi dengan pihak Sarwendah. Akan tetapi, kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, mengungkapkan bahwa izin untuk kehadiran anak-anak tersebut tidak diberikan begitu saja. Ada sejumlah ketentuan tambahan yang harus dipenuhi jika Ruben ingin anak-anaknya ikut merayakan hari spesialnya.
Hal ini menimbulkan protes dari pihak Ruben. Menurut Minola, kehadiran anak dalam acara ulang tahun seharusnya menjadi keputusan yang dapat dibicarakan bersama, tanpa adanya syarat yang ditentukan oleh satu pihak saja.
“Ruben jelas telah mengkomunikasikan keinginannya agar anak-anak hadir di hari spesialnya. Lalu, pihak Sarwendah merespons ‘oke’, tetapi dengan syarat,” jelas Minola kepada awak media, pada Rabu, 19 Agustus 2026.
Minola juga menambahkan bahwa jika kedua orang tua telah sepakat untuk anak-anak mereka menghadiri suatu acara, maka syarat tambahan seharusnya dibicarakan dan disetujui secara bersama. Ia menekankan bahwa keputusan mengenai anak tidak seharusnya berasal dari salah satu pihak saja.
“Kita tidak bisa menetapkan syarat sepihak, tanpa persetujuan dari pihak lainnya,” imbuhnya.
Meski ada ketegangan dalam situasi ini, Minola menjelaskan bahwa penyelesaian sebenarnya bisa dilakukan dengan cara yang lebih sederhana. Jika Ruben tidak diizinkan untuk mengajak anak-anaknya menginap setelah acara, pihak Sarwendah bisa menjemput mereka setelah perayaan selesai.
“Kenapa harus ada syarat? Jika izinnya diberikan, maka seharusnya anak-anak diizinkan untuk hadir dalam perayaan itu,” kata Minola.
“Kalau memang tidak bisa menginap, ya mereka bisa pulang bersama sopir,” lanjutnya.
Pernyataan ini sekaligus memperlihatkan ketidakpuasan pihak Ruben terhadap adanya syarat tambahan dalam pemberian izin. Minola bahkan memberikan pandangannya tentang makna izin yang disertai syarat.
“Lebih baik jika izin diberikan tanpa syarat. Mengizinkan dengan syarat itu sama artinya dengan tidak mengizinkan,” tambah Minola.
Hingga saat ini, pihak Ruben memilih untuk tidak mengungkapkan secara rinci syarat yang ditetapkan oleh Sarwendah. Minola mengatakan bahwa keputusan ini diambil untuk menghindari agar masalah yang sedang dihadapi kedua pihak tidak berkembang menjadi isu yang lebih luas.




