Temuan Terbaru dari Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Hari Keenam Liputan Anak Krakatau

Harapan untuk menemukan jejak delapan individu yang hilang di perairan Selat Sunda mengalami penurunan kembali. Pada hari kelima pencarian, tim SAR gabungan menemukan tiga barang yang dipastikan bukan milik rombongan speed boat KM Arupadhatu 1.
Barang-barang yang terdeteksi di area perairan Selat Sunda, tepatnya di sebelah timur Pulau Rakata, terdiri dari satu helm plastik berwarna merah, satu jeriken plastik biru dengan tutup hitam, dan dua pelampung berwarna oranye.
Polda Banten telah mengonfirmasi bahwa barang-barang tersebut tidak ada hubungannya dengan kapal KM Arupadhatu 1 setelah melakukan pemeriksaan dan verifikasi kepada pemiliknya.
“Setelah meneliti dan melakukan konfirmasi, dua pelampung oranye bertuliskan Milles.II dinyatakan bukan milik kapal, karena pelampung yang ada di kapal berwarna merah, kuning, dan ungu serta tidak memiliki tulisan tersebut,” ungkapnya pada Senin, 14 September 2026.
Pemeriksaan terhadap jeriken juga sudah dilakukan. Polisi mendapati adanya perbedaan fisik yang signifikan antara jeriken yang ditemukan dengan yang biasa digunakan oleh kapal tersebut.
“Jeriken milik KM Arupadhatu 1 berwarna biru pudar dengan kapasitas 30 liter, bentuknya pendek, memiliki tutup putih polos tanpa penanda. Sementara jeriken yang ditemukan berwarna biru tua, kapasitas 35 liter, berbentuk panjang, dengan tutup hitam dan terdapat tulisan pada jeriken,” jelasnya.
Selain perbedaan bentuk, jeriken yang ditemukan juga mengeluarkan bau minyak sayur. Sebagai informasi, KM Arupadhatu 1 diketahui menggunakan bahan bakar Pertamax.
Untuk helm berwarna merah, pihak kepolisian memastikan bahwa barang tersebut bukan perlengkapan dari kapal. KM Arupadhatu 1 tidak menyediakan helm jenis tersebut di dalam peralatannya.
Oleh karena itu, pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat agar tidak terburu-buru mengaitkan barang-barang yang ditemukan dengan delapan orang yang masih hilang.
“Setiap perkembangan mengenai proses pencarian dan pemeriksaan akan disampaikan melalui saluran resmi,” tambahnya.
Meskipun tiga temuan sebelumnya dipastikan bukan milik rombongan yang hilang, pencarian pada hari keenam tetap menghasilkan beberapa penemuan baru.
Dalam operasi pencarian yang dilakukan pada Minggu, 13 September 2026, tim SAR Gabungan menemukan sebuah galon, dua terpal, dan tiga pelampung.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, mengungkapkan bahwa belum ada kepastian apakah barang-barang tersebut berhubungan dengan rombongan yang hilang.




