Insanul Fahmi Mengakui Mengancam Inara Rusli, Rahasia Nikah Siri Terungkap

Konflik mengenai klaim pernikahan siri antara Insanul Fahmi dan Inara Rusli kembali memanas. Kali ini, perdebatan ini meluas ke ranah pribadi setelah sahabat Inara, Yudi Pratama, meragukan tanggal pernikahan yang disebutkan, yakni 7 Agustus 2025.
Yudi secara terbuka menyatakan keraguannya mengenai adanya akad nikah pada hari tersebut. Dia mengklaim bahwa pada tanggal itu, dia bersama Inara dari siang hingga malam untuk mengikuti sebuah rapat, sehingga tidak mungkin pernikahan bisa terjadi. Pernyataan ini langsung memicu reaksi publik, terutama karena isu pernikahan siri sudah menjadi sorotan sebelumnya. Mari kita telusuri lebih lanjut mengenai situasi ini.
“Aku bersama Inara dan asistennya pada tanggal 7 itu, dan aku meragukan bahwa pernikahan itu terjadi. Mereka mengklaim menikah siri di tanggal itu, tetapi aku tidak melihatnya,” ungkap Yudi Pratama dalam sebuah unggahan di Instagram @gosip_danu, pada Minggu, 1 Maret 2026.
Sebagai sahabat dekat, Yudi merasa seharusnya dia tahu jika ada pernikahan yang berlangsung pada hari itu.
“Menurutku, jika mereka benar-benar menikah, aku seharusnya tahu. Kami hampir selalu bersama setiap hari,” tegas Yudi.
Tak lama setelah pernyataannya menjadi viral, Yudi juga membagikan tangkapan layar pesan yang berisi ancaman yang diduga berasal dari Insanul. Hal ini memicu spekulasi di kalangan publik mengenai asal-usul pesan tersebut.
Menariknya, Insanul tidak membantah tuduhan itu. Ia justru mengakui bahwa pesan tersebut memang dikirimnya dalam keadaan emosional. Dalam penjelasannya, ia beranggapan bahwa Yudi bukanlah orang yang memahami keseluruhan situasi, tetapi terkesan ikut campur.
“Dia bukan siapa-siapa dalam konteks ini dan tidak mengetahui detailnya, tetapi terdengar seperti dia ingin tahu semuanya,” kata Insanul saat diwawancara di YouTube Reyben Entertainment.
Ia menambahkan bahwa pada saat itu, situasi sebenarnya sudah menuju fase penyelesaian dengan pihak-pihak lain yang terlibat.
“Sebenarnya kami sudah hampir mencapai kesepakatan damai, hanya tinggal satu atau dua langkah lagi untuk menyelesaikan masalah ini, insyaAllah,” jelasnya.
Insanul berpendapat bahwa kehadiran Yudi dengan narasi yang dianggap keliru justru membuat keadaan semakin rumit.



