slot deposit qris
berita

Pemudik Turun Jadi 143,9 Juta, 161.243 Personel Siap Dikerahkan di Operasi Ketupat 2026

Jakarta – Jumlah pemudik yang diperkirakan selama Lebaran 2026 mengalami penurunan. Meskipun tren pergerakan masyarakat menunjukkan pengurangan dibandingkan tahun sebelumnya, aparat kepolisian tetap bersiaga penuh untuk menghadapi situasi ini. Operasi Ketupat 2026 akan dilaksanakan dengan semangat dan persiapan yang matang.

Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Komisaris Jenderal Polisi Dedi Prasetyo, mengungkapkan hasil survei dari Kementerian Perhubungan yang menunjukkan adanya penurunan dalam jumlah pemudik. Diperkirakan, total pergerakan masyarakat pada tahun ini mencapai 143,9 juta orang.

“Potensi pergerakan masyarakat di libur Lebaran 2026 sebesar 143,9 juta orang,” ungkap Dedi setelah mengikuti Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Bidang Operasional yang membahas kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di Auditorium Mutiara STIK-PTIK, Jakarta Selatan, pada Senin, Maret 2026.

Angka ini menunjukkan penurunan sekitar 2,57 juta orang atau sekitar 1,75 persen dibandingkan dengan tahun 2025 yang mencatat 146,4 juta orang. Meskipun ada trend penurunan, pihak Polri tetap mengantisipasi kemungkinan terjadinya lonjakan pergerakan masyarakat di lapangan.

“Kita tetap perlu bersiap-siap jika terjadi peningkatan dalam realitas pergerakan,” tegasnya.

Operasi Ketupat 2026 direncanakan berlangsung selama 13 hari, mulai dari 13 hingga 25 Maret 2026. Sebanyak 161.243 personel gabungan akan dikerahkan untuk memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik di seluruh wilayah Indonesia.

Prediksi puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi dalam dua periode, yaitu pada 14-15 Maret dan 18-19 Maret 2026. Periode ini juga bertepatan dengan libur Hari Raya Nyepi, yang berpotensi menambah kepadatan lalu lintas di beberapa daerah.

Sementara itu, arus balik diprediksi akan mencapai puncaknya pada 25-26 Maret dan 28-29 Maret 2026. Untuk mengatasi kemacetan, Polri telah menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas, termasuk sistem ganjil-genap, one way, contra-flow, serta delaying system.

Di beberapa titik pelabuhan, buffer zone juga akan disediakan untuk menghindari penumpukan kendaraan yang berlebihan. Pengamanan tidak hanya terfokus pada jalan raya, melainkan juga akan ada 2.746 posko yang akan beroperasi selama pelaksanaan Operasi Ketupat.

Rincian dari posko tersebut mencakup 1.624 posko pengamanan, 779 posko pelayanan, dan 343 posko terpadu. Total ada 185.608 objek yang akan menjadi perhatian, termasuk tempat ibadah, lokasi salat Id, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, pusat perbelanjaan, serta destinasi wisata yang biasanya ramai dikunjungi saat libur panjang. Selain pengamanan, Polri juga telah menyiapkan layanan tambahan untuk para pemudik.

“Polri juga menyediakan layanan penitipan kendaraan bermotor di kantor kepolisian setempat bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik. Selain itu, layanan hotline 110 juga dioptimalkan untuk menangani pengaduan, laporan tanggap darurat, dan kebutuhan masyarakat yang memerlukan bantuan kepolisian,” jelasnya.

Related Articles

Back to top button