kpkgg
lifestyle

Billy Syahputra Marah Besar Setelah Wajah Anaknya Disebar Tanpa Blur Karena Cekcok Rp10 Ribu

Billy Syahputra menunjukkan kemarahan yang besar setelah wajah anaknya terekspos dalam sebuah video yang dibagikan oleh pengelola toilet di area Pantai Dreamland, Kuta Selatan, Bali. Presenter dan komedian ini merasa tidak terima ketika rekaman insiden yang sempat viral tersebut menampilkan wajah putranya tanpa adanya sensor.

Konflik antara Billy dan manajemen Warung Dreamland kembali memanas. Masalah yang awalnya muncul akibat perselisihan terkait penggunaan fasilitas toilet dan bilas kini meluas menjadi isu privasi anak yang sangat sensitif.

Melalui Instagram Story di akun pribadinya, Billy secara terbuka menyampaikan ketidakpuasannya. Ia mengunggah tangkapan layar klarifikasi yang dikeluarkan oleh pihak manajemen, yang sebelumnya telah beredar di berbagai media sosial.

Billy juga mempertanyakan keaslian rekaman CCTV yang digunakan oleh pengelola untuk menjelaskan peristiwa tersebut. Ia meminta agar rekaman tersebut ditampilkan secara utuh agar kronologi peristiwa bisa dipahami dengan lebih jelas.

“Saya akan membahas manajemen yang tidak profesional ini, terutama karena mereka mengeluarkan video anak saya tanpa sensor. Tampilkan rekaman CCTV-nya secara lengkap,” tulis Billy menyertai tangkapan layar klarifikasi dari pengelola dalam Instagram Storynya, yang dikutip pada Sabtu (3/10/2026).

Bagi Billy, masalah ini tidak hanya sebatas perdebatan mengenai tarif fasilitas di lokasi. Penyebaran video yang menunjukkan wajah anaknya telah memicu emosinya dan menambah ketegangan dalam situasi tersebut.

Sebelumnya, pihak Warung Dreamland juga telah memberikan penjelasan terkait insiden yang melibatkan Billy. Manajemen menjelaskan bahwa pembayaran di muka untuk penggunaan fasilitas bilas atau mandi adalah aturan yang berlaku bagi semua pengunjung.

Pengelola menyatakan bahwa kebijakan ini diterapkan untuk mencegah pengunjung yang menggunakan fasilitas tanpa melakukan pembayaran sebelum meninggalkan lokasi.

Selain itu, pihak manajemen juga memberikan versi berbeda mengenai jumlah pembayaran dalam insiden tersebut. Mereka mengklaim bahwa uang yang dibayarkan oleh rombongan Billy tidak sesuai dengan tarif yang seharusnya berdasarkan jumlah orang yang ada.

Lebih jauh, pengelola juga mengungkapkan bahwa Billy sempat mendapatkan teguran dari petugas karena memandikan anaknya di wastafel, alih-alih di bilik toilet yang telah disediakan.

Keterangan tersebut kemudian diikuti oleh bantahan dari pihak pengelola mengenai tuduhan tindakan fisik. Mereka menegaskan bahwa tidak ada tindakan mendorong yang dilakukan terhadap Billy dan menyatakan siap dengan rekaman CCTV sebagai bukti untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi di lokasi kejadian.

Related Articles

Back to top button