Persija Beri Tenggat 1×24 Jam untuk Menjawab Isu Aliran Dana yang Beredar

Persija Jakarta mengambil tindakan tegas dengan melayangkan langkah hukum setelah klub ini dikaitkan dengan isu dugaan aliran dana yang melibatkan PT Liga Indonesia Baru (LIB). Melalui entitasnya, PT Persija Jaya Jakarta, manajemen klub mengajukan somasi terbuka kepada pengelola akun Instagram @murizkky. Dalam somasi tersebut, Persija meminta pihak terkait untuk memberikan klarifikasi dan bukti mengenai informasi yang telah dipublikasikan.
Isu ini mulai berkembang setelah muncul narasi yang mengaitkan dugaan aliran dana dari PT LIB kepada Persib Bandung, yang kemudian disebutkan mengalir ke Persija Jakarta. Hal ini memicu kontroversi dan menimbulkan banyak pertanyaan di kalangan penggemar dan masyarakat sepak bola.
Pihak Persija menegaskan bahwa hingga saat ini mereka belum menerima bukti atau dokumen yang dapat membuktikan kebenaran dari informasi yang beredar. Dalam pernyataannya melalui akun Instagram resmi @persija pada Rabu, 30 September 2026, klub menyatakan bahwa tidak ada bukti konkret yang menunjukkan adanya dugaan aliran dana tersebut.
Dalam somasi yang disampaikan, Persija memberikan waktu 1×24 jam kepada pengelola akun @murizkky untuk memberikan penjelasan terkait dengan informasi yang telah disebarkan. Tindakan ini diambil untuk memastikan bahwa semua informasi yang berhubungan dengan klub dapat dipertanggungjawabkan.
Persija meminta agar pengelola akun tersebut dapat menyampaikan sumber informasi serta dasar yang digunakan untuk membuat narasi mengenai dugaan aliran dana tersebut. Mereka juga menginginkan bukti atau sumber yang dapat dipertanggungjawabkan untuk mendukung informasi yang telah beredar di publik.
Ada lima poin penting yang disampaikan oleh Persija dalam somasi tersebut.
Pertama, mereka meminta pengelola akun untuk memberikan klarifikasi secara terbuka mengenai sumber dan dasar informasi yang mengaitkan klub dengan dugaan pengalihan dana.
Kedua, Persija menekankan perlunya bukti atau sumber informasi yang menjadi dasar dari pernyataan tentang adanya aliran dana ke klub mereka.
Ketiga, jika informasi tersebut tidak dapat dibuktikan, Persija meminta agar unggahan yang berkaitan dengan isu ini dihapus atau ditarik kembali.
Keempat, pihak pengelola akun diharapkan untuk menyampaikan permohonan maaf serta klarifikasi secara terbuka melalui akun Instagram @murizkky, dengan tingkat publikasi yang setara dengan unggahan sebelumnya.
Kelima, Persija meminta agar informasi yang belum terverifikasi dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman tidak lagi disebarkan di masa mendatang.
Persija menegaskan bahwa langkah ini diambil karena mereka menganggap penting untuk mendukung informasi mengenai transaksi keuangan dan badan usaha dengan fakta serta sumber yang jelas.
Meskipun telah melayangkan somasi, Persija tetap menegaskan pentingnya menghargai kebebasan setiap individu dalam menyampaikan informasi maupun pendapat. Namun, klub meminta agar setiap informasi yang menyangkut nama Persija didasarkan pada fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.




