Iran Umumkan Kapal Mereka Berhasil Lewati Blokade AS di Selat Hormuz

Iran baru-baru ini mengumumkan bahwa sebuah supertanker besar miliknya yang mengangkut minyak mentah telah berhasil memasuki perairan negara tersebut melalui Selat Hormuz, meskipun menghadapi ancaman blokade dari Amerika Serikat.
Menurut laporan dari Kantor Berita Fars pada Rabu, 14 April 2026, supertanker yang memiliki kapasitas angkut sekitar 2 juta barel minyak mentah itu telah berlayar di perairan internasional dan Selat Hormuz dengan sistem pelacakan yang tetap aktif dan tanpa melakukan upaya untuk menyembunyikan keberadaannya.
Hingga saat ini, pihak berwenang AS belum memberikan komentar resmi terkait laporan ini.
Sebelumnya, Komando Pusat Angkatan Bersenjata AS (CENTCOM) menyatakan bahwa pasukan mereka telah “sepenuhnya menghentikan” aktivitas perdagangan maritim yang menuju dan berasal dari Iran.
CENTCOM juga menjelaskan bahwa blokade tersebut diterapkan pada semua kapal dari negara mana pun yang melintas di wilayah Teluk Persia dan Teluk Oman.
Namun, Laksamana Brad Cooper, Komandan CENTCOM, mengemukakan bahwa pasukan AS “tidak akan menghalangi kebebasan navigasi bagi kapal-kapal yang berlayar di Selat Hormuz menuju dan dari pelabuhan non-Iran.”
Blokade ini diberlakukan oleh AS setelah negosiasi langsung antara AS dan Iran di Pakistan pada akhir pekan lalu tidak berhasil mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung sejak 28 Februari.




