Trump Mengonfirmasi Ledakan Pesawat untuk Menyelamatkan Pilot Jet Tempur F-15E

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengonfirmasi bahwa militer AS telah menghancurkan beberapa pesawat tua dalam rangka operasi penyelamatan pilot yang terpaksa melontarkan diri dari pesawat mereka di Iran.
“Kami meledakkan pesawat-pesawat lama itu sampai hancur, karena kami memiliki peralatan di dalamnya yang, sejujurnya, ingin kami simpan. Namun, kami merasa tidak ada gunanya menghabiskan waktu empat jam lagi di sana,” ungkap Trump dalam konferensi pers.
“Tujuan kami bukan untuk menyerang siapa pun; kami memiliki teknologi terbaik di dunia. Kami tidak ingin ada yang dapat mengakses peralatan anti-pesawat dan teknologi lainnya yang kami miliki,” tambahnya.
Pada hari Jumat, berbagai media melaporkan bahwa AS telah meluncurkan operasi pencarian dan penyelamatan secara besar-besaran setelah jatuhnya pesawat tempur pengebom supersonik F-15E Strike Eagle di wilayah Iran.
Salah satu dari dua pilot berhasil ditemukan dengan cepat. Kemudian, Trump menginformasikan bahwa pilot kedua dari jet F-15E yang terjatuh di Iran telah diselamatkan dan berada dalam kondisi aman.
Menurut pernyataan presiden, puluhan pesawat AS terlibat dalam misi penyelamatan ini.
Pada 28 Februari, AS dan Israel memulai serangan terhadap berbagai target di Iran, termasuk ibu kota Teheran, yang mengakibatkan kerusakan signifikan dan menimbulkan korban jiwa di kalangan warga sipil.
Sebagai respons, Iran melancarkan serangan balasan ke wilayah Israel, serta menargetkan sejumlah lokasi militer AS di Timur Tengah.




