slot deposit qris depo 10k
berita

Bos Ayam Goreng Bekasi Temukan Mayat Pegawai Tersembunyi di Dalam Freezer

Penemuan mayat seorang pegawai di dalam freezer sebuah warung ayam goreng di Kabupaten Bekasi mengejutkan masyarakat setempat. Elen Saputra, pemilik warung ayam geprek tersebut, adalah orang pertama yang menemukan jasad pegawainya itu tergeletak di dalam lemari pendingin.

Korban yang diketahui bernama Pak Bedul, berusia sekitar 45 tahun, ditemukan tewas di lokasi usaha miliknya yang berada di Perumahan Mega Regency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada hari Sabtu, 28 Maret. Bedul merupakan pekerja lepas di warung tersebut.

Elen menyebutkan bahwa penemuan mayat tersebut terjadi saat dirinya datang ke kios untuk memeriksa kondisi usaha yang ditinggalkan oleh para pegawai yang mudik Lebaran.

Saat mengintip dari celah pintu, Elen melihat sesuatu yang mencurigakan di dalam freezer. Ia pun terkejut ketika menemukan jasad korban sudah terbungkus kain dan plastik di dalam mesin pendingin makanan tersebut.

“Saya datang ke sini karena semua karyawan sedang mudik. Ketika saya cek dan melihat dari celah, ada yang mencurigakan. Saat freezer dibuka, saya mendapati korban sudah terbungkus kain dan plastik di dalamnya,” ungkap Elen.

Setelah menemukan jasad tersebut, Elen segera memberitahukan warga dan melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian. Tim dari Polsek Serang Baru dan Polres Metro Bekasi pun datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Elen mengungkapkan bahwa korban juga berfungsi sebagai petugas keamanan untuk ruko di sekitar, selain bekerja sebagai pegawai lepas di tempatnya. Setelah penemuan jasad, ia menyadari bahwa beberapa barang operasional toko hilang.

“Dua sepeda motor yang biasa digunakan oleh korban dan satu karyawan lainnya hilang. Itu adalah motor operasional,” jelasnya.

Elen mengaku belum bisa memastikan apakah ada hubungan antara hilangnya dua sepeda motor operasional tersebut dan penemuan jasad korban. Namun, ia menegaskan bahwa pegawainya tidak dapat dihubungi sejak Jumat, 27 Maret 2026.

“Saya masih memiliki dua karyawan, laki-laki berusia 28 tahun dan 24 tahun, tetapi motor tidak ada di kios. Saya tidak tahu di mana keberadaannya, dan karyawan juga tidak bisa dihubungi, bahkan pesan WhatsApp saya hanya tercentang satu,” tambah Elen.

Related Articles

Back to top button