Bahlil Percepat Program Listrik Gratis di Jabar untuk 25 Ribu Rumah Tangga Tahun Ini

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan untuk memberikan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) kepada 25.000 rumah tangga di Jawa Barat pada tahun ini, dengan harapan dapat meningkatkan akses listrik bagi masyarakat.
Program pemasangan listrik gratis ini ditujukan khusus untuk keluarga kurang mampu yang hingga kini belum memiliki sambungan listrik secara mandiri. Ini adalah langkah strategis untuk memastikan semua lapisan masyarakat mendapatkan akses ke sumber energi yang vital.
Sebagai bagian dari upaya ini, pemerintah juga akan memperkuat infrastruktur kelistrikan melalui program Listrik Desa (Lisdes), yang bertujuan untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan kualitas pasokan listrik di daerah-daerah terpencil.
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengunjungi Desa Muara Baru di Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, untuk memantau pelaksanaan kedua program tersebut pada Kamis, 15 Oktober 2026. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dalam kunjungannya, Bahlil juga melakukan pengecekan terhadap infrastruktur kelistrikan setempat untuk memastikan bahwa jaringan listrik yang ada telah memenuhi standar dan siap mendukung program bantuan ini.
Tahun ini, alokasi BPBL untuk wilayah Jawa Barat mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun 2025, di mana realisasi bantuan tahun lalu mencapai 15.831 rumah tangga. Pada 2027, pemerintah memproyeksikan jumlah penerima bantuan akan meningkat lagi menjadi 30.000 rumah tangga.
Perluasan bantuan ini didukung oleh sistem kelistrikan di Jawa Barat yang memiliki cadangan daya mencapai 5.184 megawatt. Ketersediaan ini menjadi penopang utama dalam upaya memberikan sambungan listrik kepada masyarakat yang belum terlayani.
Di Kabupaten Karawang, target BPBL untuk tahun 2026 adalah sebanyak 683 rumah tangga. Hingga saat ini, sebanyak 299 rumah telah terpasang sambungan listrik, sementara 360 rumah lainnya telah selesai dipasangi instalasi dan hanya menunggu proses penyalaan.
Ada juga 24 rumah tangga yang masih dalam tahap pemasangan instalasi. Penyaluran bantuan ini merupakan kelanjutan dari program tahun sebelumnya yang berhasil menjangkau 915 rumah tangga di wilayah Karawang.
Untuk Kecamatan Cilamaya Wetan, program pemasangan listrik gratis ini direncanakan untuk 52 rumah tangga. Dari jumlah tersebut, tujuh rumah sudah terpasang dan menyala, 41 rumah lainnya menunggu penyalaan, dan empat rumah masih dalam proses instalasi.
Bantuan BPBL ini sangat membantu masyarakat dalam mengatasi hambatan biaya penyambungan listrik awal, yang biasanya mencapai sekitar Rp2 juta. Kendala biaya ini sering kali membuat keluarga berpenghasilan rendah bergantung pada sambungan listrik dari tetangga.
Penerima bantuan akan mendapatkan instalasi listrik rumah secara gratis, yang mencakup tiga titik lampu, satu sakelar ganda, satu sakelar tunggal, satu kotak kontak, serta sistem pembumian. Ini adalah langkah signifikan untuk memberikan akses listrik yang lebih baik kepada masyarakat.
Fasilitas lain yang diperoleh termasuk pengujian dan penerbitan Sertifikat Laik Operasi (SLO), sambungan baru PLN berdaya 900 VA, serta token listrik perdana senilai Rp100.000. Melalui bantuan ini, masyarakat akan memiliki kesempatan untuk memiliki sambungan listrik secara mandiri.
Selain fokus pada pemasangan baru, pemerintah juga memperhatikan masalah kualitas pasokan listrik di Desa Muara Baru. Bahlil menegaskan bahwa meskipun daerah tersebut sudah teraliri listrik, masih terdapat masalah dengan tegangan yang rendah, yang perlu segera diatasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.



