Delapan Perjalanan Kereta dari Jakarta Dibatalkan Hari Ini Akibat Kecelakaan di Bekasi Timur

Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mengumumkan pembatalan delapan perjalanan kereta api yang dijadwalkan berangkat dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen pada hari Rabu. Pembatalan ini dilakukan sebagai langkah penyesuaian untuk normalisasi rangkaian setelah terjadinya kecelakaan di Bekasi Timur.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat pembatalan beberapa perjalanan kereta api. Ia menjelaskan bahwa langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya untuk memastikan agar perjalanan kereta api selanjutnya dapat berjalan dengan aman, tepat waktu, dan lancar.
Franoto menginformasikan bahwa perjalanan kereta yang dibatalkan dari Stasiun Pasar Senen meliputi KA Brantas yang seharusnya berangkat ke Blitar pada pukul 14.10 WIB, diikuti oleh KA Jayakarta menuju Surabaya Gubeng pada pukul 17.10 WIB.
Selanjutnya, KA Majapahit yang seharusnya berangkat menuju Malang pada pukul 17.40 WIB, KA Bogowonto ke Lempuyangan pada pukul 18.10 WIB, dan KA Bangunkarta ke Jombang pada pukul 12.25 WIB juga termasuk dalam daftar perjalanan yang dibatalkan.
Untuk keberangkatan dari Stasiun Gambir, terdapat beberapa perjalanan kereta yang dibatalkan, antara lain KA Parahyangan yang dijadwalkan berangkat ke Bandung pada pukul 07.30 WIB, KA Tambahan menuju Yogyakarta pada pukul 17.15 WIB, dan KA Purwojaya ke Cilacap pada pukul 07.00 WIB.
Franoto menyatakan bahwa KAI akan memberikan pengembalian tiket sebesar 100 persen kepada seluruh pelanggan yang terdampak dari pembatalan ini, berlaku hingga tujuh hari setelah jadwal keberangkatan yang tertera di tiket.
KAI juga menawarkan pilihan bagi calon penumpang untuk menjadwalkan ulang perjalanan mereka atau mengganti dengan kereta api lain yang masih tersedia.
Kami berkomitmen untuk memastikan semua pelanggan yang terkena dampak pembatalan mendapatkan pengembalian dana secara penuh atau difasilitasi untuk menggunakan perjalanan kereta api lainnya sesuai dengan ketersediaan, tambah Franoto.
Lebih lanjut, Franoto menjelaskan bahwa KAI Daop 1 Jakarta terus berupaya untuk mengembalikan normalisasi perjalanan kereta api secara bertahap, dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan dan pelayanan terbaik bagi penumpang.



