Ibu dan Anak Melompat dari Lantai Atas Rumah Makan Terbakar di Jakarta Timur

Jakarta – Baru-baru ini, sebuah video yang mengerikan menjadi viral di media sosial, memperlihatkan momen dramatis ketika seorang ibu dan anaknya melompat dari lantai atas sebuah rumah makan yang terbakar di Rawamangun, Jakarta Timur.
Kejadian ini langsung menarik perhatian publik dan memicu berbagai komentar dari warganet di berbagai platform media sosial.
Berdasarkan informasi dari akun Instagram yang membagikan video tersebut, insiden ini terjadi pada hari Jumat, 9 Oktober 2026.
Dari pantauan tim media, api dengan cepat menyebar dan melahap bangunan rumah makan tersebut.
Di tengah kepanikan akibat api yang semakin membesar, seorang ibu yang menggendong putranya berani melompat dari jendela lantai atas restoran itu.
“Ya Allah, tolong-tolong, ada anaknya itu!” teriak seseorang yang merekam peristiwa tersebut, seperti yang dilaporkan pada hari yang sama.
Peristiwa kebakaran ini terjadi sekitar pukul 07.35 WIB pada pagi hari.
Kobaran api dengan cepat menghanguskan bangunan dua lantai yang merupakan Rumah Makan Padang.
Menurut informasi dari Command Center Damkar DKI Jakarta, “Objek yang terbakar adalah Rumah Makan Padang, yang tergolong sebagai bangunan rendah,” disampaikan pada hari Jumat.
Laporan mengenai kebakaran ini diterima oleh petugas pada pukul 07.35 WIB.
Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 07.41 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman.
“Sebanyak 11 unit mobil pemadam dikerahkan,” tulis Command Center dalam keterangan mereka.
Api dapat dilokalisir dalam waktu singkat, sekitar pukul 07.42 WIB, dan berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul yang sama dengan satu orang mengalami luka.
“Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah kebocoran tabung gas,” tambah mereka.
Kebakaran ini diduga bermula ketika pekerja sedang memasak dan berusaha mengganti tabung gas, yang tiba-tiba menyebabkan percikan api di dapur lantai tiga.
“Pekerja sempat mencoba memadamkan api yang menyala dengan alat pemadam api ringan (APAR), tetapi api sudah terlanjur membesar, mengakibatkan salah satu pekerja mengalami luka bakar dan harus dilarikan ke rumah sakit,” tambahnya.



